| dc.description.abstract | Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius
pada tumbuh kembang anak. Sebagai upaya penanggulangan, Pemerintah
Kabupaten Madiun melakukan intervensi gizi menggunakan Pangan Olahan untuk
Keperluan Medis Khusus (PKMK) berupa susu formula PAN-ENTERAL.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian suplemen
PAN-ENTERAL terhadap perbaikan status gizi (z-score TB/U) pada baduta stunting
di Kabupaten Madiun.
Metode: Penelitian ini merupakan studi kuasi-eksperimental dengan menggunakan
data sekunder dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Pengambilan sampel
menggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat,
menghasilkan 76 baduta sebagai subjek penelitian. Intervensi diberikan selama 90
hari, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan rerata z-score TB/U sebelum intervensi adalah -
2.70 ± 0.49 dan mengalami peningkatan setelah intervensi menjadi -2.61 ± 0.56. Uji
statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0.034 (p<0.05), yang mengindikasikan
adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara status gizi sebelum dan
sesudah pemberian suplemen. Selain itu, terdapat pergeseran status gizi di mana 12
baduta berhasil mencapai kategori gizi normal pasca intervensi.
Kesimpulan: Pemberian suplemen PAN-ENTERAL selama 90 hari terbukti efektif
dalam meningkatkan z-score TB/U dan memperbaiki status gizi pada baduta stunting
di Kabupaten Madiun.
Kata Kunci: Baduta, PAN-ENTERAL, PKMK, Stunting, Z-Score | en_US |