Show simple item record

dc.contributor.authorAlifa, Naila Fadya
dc.date.accessioned2026-05-18T06:25:03Z
dc.date.available2026-05-18T06:25:03Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62678
dc.description.abstractLatar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronik metabolik yang sering menimbulkan komplikasi klinis dan jumlah penderitanya semakin meningkat setiap tahunnya. Penggunaan obat antidiabetes jangka panjang seringkali menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman dan terjangkau. Daun sirih merah (Piper crocatum) merupakan tanaman herbal yang diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antidiabetes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan bukti ilmiah terkait penggunaan daun sirih merah (Piper crocatum) sebagai antidiabetes berdasarkan hasil uji praklinis dan uji klinis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review. Artikel ilmiah diperoleh dari database Google Scholar, PubMed, Neliti, Portal Garuda, ScienceDirect, dan SpringerLink dengan tahun publikasi 2020-2025. Kriteria inklusi meliputi artikel original dengan desain studi eksperimental in vitro, in vivo, dan uji klinis yang membahas mengenai pengunaan daun sirih merah (Piper crocatum) sebagai antidiabetes, artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, dan dapat diakses penuh. Proses seleksi artikel dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA-ScR. Hasil: Didapatkan 19 artikel yang terdiri atas 2 penelitin in vitro, 11 penelitian in vivo, dan 6 penelitian klinis. Daun sirih merah menunjukkan aktivitas antidiabetes yang diukur melalui berbagai parameter yaitu, kadar glukosa darah, aktivitas inhibisi α-amilase dan α-glukosidase, aktivitas antioksidan, gambaran histopatologi pankreas dan ginjal, kadar BUN, dan kadar VEGF plasma. Semua penelitian ini menunjukkan adanya perbaikan pada kelompok yang diberi intervensi daun sirih merah. Senyawa utama yang terlibat yaitu flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin berperan penting dalam mekanisme antidiabetes. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan penggunaan daun sirih merah (Piper crocatum) memiliki potensi kuat sebagai antidiabetes. Namun, diperlukan penelitian lanjutan yang lebih luas dan standarisasi dosis pada uji klinis untuk memastikan keamanan jangka panjang pada manusia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleKajian Penggunaan Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Sebagai Agen Antidiabetes: Suatu Scoping Review Terhadap Uji Praklinis dan Klinisen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711173


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record