Hubungan Kecanduan Media Sosial dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar Belakang: Stres merupakan masalah kesehatan mental yang sering dialami
oleh mahasiswa, apalagi mahasiswa kedokteran dan dapat berdampak pada
penurunan prestasi akademik maupun kesejahteraan psikologis. Salah satu faktor
yang diduga berperan dalam meningkatnya tingkat stres adalah penggunaan
media sosial yang berlebihan hingga mencapai tingkat kecanduan. Perkembangan
teknologi digital dan tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan
mahasiswa menjadikan isu ini penting untuk diteliti lebih lanjut.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara tingkat kecanduan media sosial
dengan tingkat stres pada mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Kedokteran
Universitas Islam Indonesia.
Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain
cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang dipilih menggunakan
teknik pengambilan sampel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan
menggunakan kuesioner terstandar dengan bantuan google form untuk mengukur
tingkat kecanduan media sosial dan tingkat stres. Analisis data dilakukan secara
univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden dan bivariat
untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecanduan media sosial dan tingkat
stres.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat memperoleh hasil nilai p-value < (0.05)
yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kecanduan
media sosial dan tingkat stres pada mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas
Kedokteran Universitas Islam Indonesia, di mana peningkatan kecanduan media
sosial akan berhubungan dengan peningkatan stres. Mayoritas mahasiswa
Angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia memiliki tingkat
stres sedang dan tingkat kecanduan media sosial pada kategori sedang.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat kecanduan media sosial dengan
tingkat stres pada mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas
Islam Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan intervensi
yang berfokus pada pengelolaan penggunaan media sosial serta peningkatan
kemampuan manajemen stres mahasiswa.
Collections
- Medical Education [2953]
