Show simple item record

dc.contributor.authorGinanjar, Tresna Candra
dc.date.accessioned2026-05-18T04:31:47Z
dc.date.available2026-05-18T04:31:47Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/62661
dc.description.abstractProduktifitas merupakan salah satu elemen menarik dalam suatu perusahaan sejak dimulainya industrialisasi, maka dari pada itu produktifitas sangat penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Dalam rangka meningkatkan produktfitas produksi kelompok kerja Cold Press melakukan kontrol efesiensi tenaga kerja dengan cara mengurangi jumlah operator dari semula 6 operator menjadi 5 operaotor. Dalam penentuan jumlah tersebut dilakukan berdasarkan pengolahan data perusahaan. Dengan perubahan jumlah operator di kelompok kerja Cold Press, tentunya akan menngubah beban kerja yang diterima oleh setiap operator. Pada penelitian ini penulis akan melakukan penelitian mengenai pengukuran beban kerja dengan metode Full Time Equivalent dan Persentase CVL. Hasil yang didapatkan ada perbedaan hasil pengukuran beban kerja kedua metode. Berdasarkan metode FTE semua operator Cold Press mempunya indeks beban kerja diatas 1,28 yang menunjukan dalam kondisi Overload. Berdasarkan metode CVL didapatkan persentase Cardiovascular Load dibawah 30% yang menunjukan beban kerja semua operator Cold Press berada dalam kategori tidak mengalami kelelahan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBeban Kerjaen_US
dc.subjectFull Time Equivalenten_US
dc.subjectCardiovascular Loaden_US
dc.titleAnalisis Perbandingan Pengukuran Beban Kerja Operator dengan Metode Full Time Equivalent dan Metode Persentase CVL Pada Bagian Kelompok Kerja Cold Press (Studi Kasus: PT. Yamaha Indonesia)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM13522119


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record