Identifikasi Potensi Bahaya Serta Perbaikan Menggunakan Metode Hazop dan AHP di Stasiun Ketel (Studi Kasus: PT Madubaru (PG-PS) Madukismo)
Abstract
Stasiun ketel merupakan salah satu unit proses yang memiliki tingkat risiko tinggi dalam
industri gula karena melibatkan tekanan, temperatur, dan kondisi lingkungan yang dapat
mempengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi potensi bahaya menggunakan metode Hazard and Operability Study
(HAZOP), menelusuri akar penyebab risiko melalui Fault Tree Analysis (FTA), serta
menentukan prioritas rekomendasi pengendalian dengan Analytical Hierarchy Process
(AHP). Penelitian dilakukan di Stasiun Ketel PT Madubaru (PG-PS) Madukismo dengan
pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan,
wawancara, serta telaah dokumen. Hasil identifikasi HAZOP menunjukkan bahwa node
lingkungan kerja menjadi node dengan risiko tertinggi dan masuk kategori very high,
dengan deviasi berupa paparan panas ekstrem, bising, dan debu. Dampak yang
ditimbulkan meliputi dehidrasi, kelelahan (fatigue), gangguan pendengaran dan
pernapasan, serta penurunan performa kerja. Analisis FTA menunjukkan bahwa gangguan
kesehatan pekerja tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, tetapi merupakan akumulasi
dari kegagalan teknis (kurangnya alat peredam panas dan sirkulasi udara buruk), faktor
lingkungan, dan faktor manajerial. Alternatif pengendalian kemudian diprioritaskan
menggunakan metode AHP dengan tiga kriteria utama, yaitu pengendalian administrasi,
engineering, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Hasil pembobotan menunjukkan
bahwa pengendalian administrasi memiliki bobot prioritas tertinggi (0,445), diikuti
rekayasa teknis (0,345), dan APD (0,210). Dengan demikian, upaya mitigasi sebaiknya
difokuskan pada penyusunan prosedur kerja, inspeksi dan monitoring berkala, serta
perbaikan sistem ventilasi dan peredam panas untuk mendukung keselamatan kerja yang
berkelanjutan.
Collections
- Industrial Engineering [2915]
