Show simple item record

dc.contributor.authorSusilawati
dc.date.accessioned2026-05-18T04:22:13Z
dc.date.available2026-05-18T04:22:13Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/62654
dc.description.abstractTuna grahita adalah keadaaan keterbelakangan mental, keadaan ini dikenal juga retardasi mental (mental retardation). Penyandang tuna grahita juga memiliki hak seperti anak normal pada umumnya unntuk mendapatkan pendidikan formal. Pendidikan yang didapatkan juga tidak jauh berbeda dengan sekolah pada umumnya. Contohnya pelajaran IPA. IPA merupakan pelajaran yang mempelajari tentang keadaan alam dan hal-hal yang berada di sekitar kita. Dalam melakukan pengajaran, guru harus ekstra sabar dalam melakukan pengajaran Pembuatan aplikasi ini dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai penyandang tuna grahita melalui litaratur sekaligus terjun langsung dalam proses belajar di sekolah. Dengan adanya data tersebut aplikasi ini dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan penyandang tuna grahita. Pembuatan aplikasi ini menggunakan metode waterfall. Pembuatan aplikasi ini juga membutuhkan tools pendukung diantaranya Adobe Photoshop Cs6, Adobe Illustrator Cs6, Adobe Soundbooth Cs5, Adobe Premiere Pro Cs6, dan Adobe Flash Cs6. Aplikasi ini berisi tentang materi pelajaran IPA yang dipaparkan dengan animasi, video, gambar, dan game sederhana. Aplikasi ini dibutuhkan oleh pengajar karena akan membantu dalam menyampaikan materi secara interaktif. Selain itu aplikasi ini juga akan meningkatkan pemahaman siswa dengan adanya gambar animasi ringan di dalamnya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjecttuna grahitaen_US
dc.titleAplikasi Alat Bantu Ajar Pelajaran IPA untuk Penyandang Tunagrahita (Studi Kasus: SLB Negeri 1 Yogyakarta Kelas VI SD)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10523036


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record