| dc.description.abstract | Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan penyebab utama disabilitas jangka panjang yang memerlukan rehabilitasi medis berkelanjutan. Data mengenai profil pasien stroke iskemik yang menjalani rehabilitasi medis di tingkat rumah sakit daerah masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil sosiodemografi, gambaran klinis, jenis program rehabilitasi medis, serta perkiraan biaya rehabilitasi medis pada pasien stroke iskemik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Data diperoleh dari rekam medis pasien stroke iskemik yang menjalani rehabilitasi medis di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul periode Januari–Desember 2024. Sampel penelitian berjumlah 62 pasien yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (79,03%) dengan kelompok usia terbanyak 56–65 tahun (37,10%). Riwayat pekerjaan didominasi oleh buruh (33,87%). Sebagian besar pasien menggunakan pembiayaan BPJS/JKN (96,77%). Program rehabilitasi terbanyak adalah fisioterapi berupa strengthening exercise (36,20%). Mayoritas pasien memulai rehabilitasi pada fase subakut (64,52%) dengan frekuensi kunjungan rata-rata 6–7 kali dalam empat bulan pascaawitan. Manifestasi klinis tersering adalah hemiparesis sinistra (36,89%). Simpulan: Pasien stroke iskemik yang menjalani rehabilitasi medis di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul didominasi oleh usia lanjut dengan komorbiditas vaskular dan gangguan motorik sebagai defisit utama. Rehabilitasi medis berperan penting dalam pemulihan fungsi pasien sehingga diperlukan optimalisasi layanan rehabilitasi yang berkelanjutan dan terjangkau. | en_US |