• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Potensi Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Antihipertensi: Sebuah Studi Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    22711223.pdf (1.752Mb)
    Date
    2026
    Author
    Maharani, Lintang Maulidya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Terapi hipertensi umumnya menggunakan obat kimiawi yang berpotensi menimbulkan efek samping jika digunakan jangka panjang. Pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alam perlu terus dilakukan. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, yang berpotensi memberikan efek antihipertensi dan kardioprotektif. Tujuan: Meninjau dan memetakan bukti ilmiah mengenai potensi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) sebagai agen antihipertensi berdasarkan penelitian eksperimental in vivo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data ScienceDirect, SCOPUS, PubMed, EBSCO, Springer, ProQuest, dan Google Scholar dengan kata kunci “Moringa oleifera”, “hypertension”, “blood pressure”, dan “antihypertensive”. Artikel yang disertakan adalah penelitian eksperimental in vivo berbahasa Indonesia dan Inggris yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Proses seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA-ScR. Hasil: Dari 1.037 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 4 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil telaah menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor berpotensi menurunkan tekanan darah pada model hewan hipertensi secara dosis- dependent. Efek antihipertensi umumnya ditemukan pada dosis 200–600 mg/kg berat badan, dengan dosis 600 mg/kg berat badan menunjukkan hasil paling konsisten. Mekanisme yang dilaporkan meliputi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, vasodilatasi, dan modulasi kanal kalsium. Kesimpulan: Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) memiliki potensi sebagai agen antihipertensi dan terapi komplementer dalam pengelolaan hipertensi. Namun, diperlukan penelitian lanjutan, khususnya uji klinis pada manusia, untuk memastikan efektivitas, keamanan, dan dosis optimal penggunaannya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62643
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV