Pengaruh Program Peningkatan Aktivitas Fisik Melalui Model Olahraga Weekend Warrior pada Kolesterol dan Trigliserida Tikus yang diinduksi Diet Tinggi Lemak
Abstract
Latar belakang: Obesitas, khususnya obesitas sentral merupakan salah satu
komponen sindroma metabolik yang berperan meningkatkan risiko penyakit
kardiovaskuler (PKV), salah satunya dislipedemia. Dislipidiemia erat kaitannya
dengan konsumsi diet tinggi lemak yang menyebabkan gangguan metabolisme
lipid. Aktivitas fisik diketahui memliki peran terhadap metabolisme lipid. Dewasa
ini, keterbatasan waktu mengakibatkan individu memadatkan aktivitas olahraga
pada akhir minggu, yang dikenal sebagai weekend warior, namun efektivitas
model olahraga weekened warior terhadap profil lipid belum banyak diteliti.
Tujuan: Mengetahui kadar kolesterol dan trigliserida antara tikus yang diinduksi
diet tinggi lemak tanpa intervensi aktivitas fisik dan tikus yang diberikan intervensi
aktivitas fisik model olahraga weekend warrior.
Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dilakukan dengan membagi hewan coba
menjadi tiga kelompok yakni kelompok kontrol negatif (K-) pakan standar dan tidak
melakukan olahraga weekend warrior. Kelompok kontrol positif (K+) induksi diet
tinggi lemak berupa kuning telur puyuh mentah selama 14 hari sebanyak
5ml/200grBB/hari dan tidak melakukan olahraga weekend warrior. Kelompok
perlakuan 1 (P1), induksi diet tinggi lemak berupa telur puyuh mentah selama 14
hari sebanyak 5ml/200grBB/hari dan melakukan olahraga weekend warrior
dengan frekuensi satu kali di akhir pekan selama 8 minggu. Setelah 8 minggu
kadar kolesterol dan trigliserida diukur,kemudian diuji menggunakan uji One way
ANOVA.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan
kadar kolesterol antar kelompok penelitian (p>0,05), namun terdapat perbedaaan
signifikan kadar trigliserida antar kelompok penelitian (p<0,05).
Simpulan: Terdapat pengaruh yang bermakna kadar trigliserida antara tikus yang
diinduksi diet tinggi lemak yang diberikan intervensi aktivitas fisik model olahraga
weekend warrior dibandingkan tanpa intervensi, namun tidak terdapat pengaruh
yang bermakna kadar kolesterol antara kedua kelompok.
Collections
- Medical Education [2953]
