Analisis Kualitas Proses Produksi Kain Mori Menggunakan Metode Lean Six Sigma (Studi Kasus: CV. Dian Pelangi)
Abstract
Pada penelitian ini dilakukan pada bagian pertenunan di perusahaan CV. Dian Pelangi. Tujuan penelitian ini untuk melakukan pengendalian kualitas dengan metode Lean Six Sigma, mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan kecacatan pada produk kain mori , mengetahui berapa DPMO (Defect Per milion opportunities), tingkat sigma dan mengetahui jenis pemborosan yang terjadi pada tiap proses. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 CTQ terbesar yaitu lusi putus 37 %, lusi tidak teranyam 30%, pakan jarang 21 % dan lusi tegang 12%. Perolehan nilai DPMO sebesar 10096,84 dan tingkat sigma sebesar 3,82 yang berarti perusahaan berada pada industri rata-rata indonesia yaitu 25-40 % dari penjualan. Sedangkan untuk nilai DPMO variabel lebar kain sebesar 64786,46 dengan tingkat sigma 3,015. Pada proses stabilitas data variabel menunjukkan bahwa belum terkendali karena masih keluar dari batas kontrol. Hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kecacatan produk kain mori jenis lusi putus ini adalah faktor mesin,, tanaga kerja dan bahan baku. Maka perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk kain mori CV. Dian Pelangi.
Collections
- Industrial Engineering [2908]
