Show simple item record

dc.contributor.authorRaiz, Riza
dc.date.accessioned2026-05-16T03:27:30Z
dc.date.available2026-05-16T03:27:30Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/62600
dc.description.abstractMenurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kinerja bank merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan agar bank dapat terus bertahan dan berkembang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah di Indonesia pada periode 2011–2015. Rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ROE, FDR, NPF, DER, dan DAR. Populasi penelitian adalah seluruh bank konvensional (BUMN) dan bank syariah di Indonesia. Sampel penelitian terdiri atas bank konvensional (BUMN) yang telah go public atau terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta bank syariah yang telah berdiri lebih dari lima tahun. Metode analisis yang digunakan adalah independent sample t-test.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah. Namun, jika dilihat dari rasio ROE, DER, dan DAR, terdapat perbedaan antara kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah. Sementara itu, berdasarkan rasio FDR dan NPF, tidak terdapat perbedaan antara kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectkinerja keuangan, ROE, FDR, NPF, DER, DARen_US
dc.titlePerbandingan Kinerja Bank Umum Konvensional dengan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2011–2015en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record