Analisis Efisiensi Organisasi Pengelola Zakat dengan Menggunakan Data Envelopment Analysis dan Faktor-Faktor yang Memenergauhinya Periode 2010–2014
Abstract
Tingginya gap antara rasio potensi zakat nasional dan dana zakat yang dihimpun dipengaruhi oleh beberapa hal. Salah satu diantaranya adalah tingkat kepercayaan masyarakat yang rendah. Hal ini disebabkan tidak semua lembaga zakat mempublish laporan keuangannya dan diaudit secara berkala. Fasilitas, transparansi,dan efisiensi lembaga dalam penyaluran dan pengumpulan zakat menjadi faktor utama dalam preferensi masyarakat untuk menunaikan zakat. Hal ini menandakan perlu dilakukan pengukuran efisiensi kinerja organisasi Pengelola Zakat Nasional dari pendekatan produksi. penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi Organisasi Pengelola Zakat dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada periode 2010-2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif non parametrik yaitu Data Envelopment Analysis untuk mengukur nilai efisiensi Organisasi Pengelola Zakat Nasional, teknik pengambilan sample yang dilakukan adalah purposive sumpling sehingga dalam peniltian ini hanya terdapat empat OPZ yaitu Dompet dhuafa, Rumah zakat, Baznas, dan PKPU. data yang digunakan adalah laporan keuangan yang terpublish dari masing-masing OPZ. Setelah memperoleh nilai efisiensi kemudian dilakukan uji korelasi untuk melihat hubungan antara nilai efisiensi dengan rasio jumlah dewan pengawas dan dewan direksi, jumlah kantor cabang, dan besarnya aset. Hasil penelitian ini memperoleh hasil bahwa Tingkat efisiensi Organisasi Pengelola zakat (OPZ) di Indonesia pada periode 2010 – 2014 menunjukkan suatu trend yang fluktuatif dan masih termasuk ke dalam kategori inefisien atau belum optimal dalam mengelola sumber daya yang dimilikinya. Secara individu lembaga zakat dompet dhuafa dan baznas memiliki tingkat efisiensi rata-rata tertinggi dengan skor efisiensi sempurna selama periode penelitian, sedangkan lembaga zakat Rumah Zakat dan PKPU masuk dalam ketegori inefisien. Faktor-faktor yang mempengaruhi Efisiensi Organisasi pengelola zakat di Indonesia, dengan menggunakan metode uji korelasi maka diperoleh hasil Efisiensi memiliki korelasi yang cukup kuat terhadap asset, dan memiliki korelasi yang kuat terhadap banyaknya jumlah kantor cabang dengan arah koefisien korelasi negatif namun tidak memiliki korelasi sama sekali terhadap rasio dewan pengawas dan dewan direksi.
