• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Sitotoksik Ekstrak n-Heksan, Ekstrak Etil Asetat, dan Ekstrak Etanol Batang Jarak Cina (Jatropha multifida Linn.) pada Sel MCF-7 dan Sel Vero Menggunakan Metode MTT

    Thumbnail
    View/Open
    13613014 Sari Rahmawati.pdf (1.633Mb)
    Date
    2017
    Author
    Rahmawati, Sari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh perempuan dan merupakan jenis kanker yang perkembangannya sangat pesat. Terapi kanker yang umum digunakan masih menimbulkan efek samping yang sering muncul pada pasien. Hal ini menarik untuk dilakukan penelitian lanjutan untuk memperoleh alternatif baru terapi antikanker menggunakan bahan alam. Jatropha multifida Linn.(jarak cina) terbukti mengandung alkaloid, diterpen, steroid, fenol, tanin yang biasa terdapat pada tanaman untuk mengatasi kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak yang memiliki potensi sitotoksik terbaik di antara ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol batang dari jarak cina (Jatropha multifida Linn.) terhadap sel MCF-7 dan sel vero. Ketiga ekstrak tersebut diperoleh dari proses sokletasi bertingkat menggunakan tiga pelarut dengan polaritas yang berbeda. Uji aktivitas sitotoksik terhadap tiap ekstrak dilakukan menggunakan metode MTT (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)- 2,5- diphenyltetrazolium bromide). Hasil perhitungan aktivitas sitotoksik dinyatakan dengan nilai IC50 (μg/mL) yang didapatkan dari persamaan regresi linier antara persen kematian sel dengan konsentrasi ekstrak untuk mendapatkan persamaan y=bx+a. Nilai IC50 sel MCF-7 terhadap ekstrak n-heksan 313.21 ppm, ekstrak etil asetat 258.38 ppm, dan ekstrak etanol 418.51 ppm. Sedangkan nilai IC50 sel vero terhadap ekstrak n-heksan 152.16 ppm, ekstrak etil asetat 84.74 ppm, dan ekstrak etanol 397.06 ppm. Hasil uji sitotoksik pada ekstrak n-heksan, ekstrak etil asetat, dan ekstrak etanol menunjukkan nilai IC50 lebih dari 100 ppm, sehingga ketiga ekstra tersebut tidak memiliki potensi sitotoksik terhadap sel MCF-7. Ekstrak etil asetat mempunyai nilai IC50 paling rendah terhadap sel MCF-7 dan sel vero, jika dibandingkan ekstrak n-heksan dan ekstrak etanol.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62569
    Collections
    • Pharmacy [1871]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV