| dc.description.abstract | Latar Belakang:Kecacingan Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan
penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama
pada anak usia sekolah dasar. Infeksi STH berhubungan dengan personal
hygiene, sanitasi lingkungan, serta tingkat pengetahuan orang tua. Kabupaten
Sleman memiliki variasi angka kecacingan, sehingga diperlukan penelitian untuk
mengetahui prevalensi kecacingan, faktor risiko yang berperan, serta efektivitas
edukasi sebagai upaya promotif dan preventif.
Tujuan Penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi
kecacingan Soil Transmitted Helminths pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri
Purwomartani Sleman, mengidentifikasi faktor risiko kecacingan, serta menilai
perbedaan tingkat pengetahuan orang tua sebelum dan sesudah diberikan
edukasi kecacingan.
Metode Penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan
desain cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa SD Negeri
Purwomartani Sleman yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling.
Pemeriksaan kecacingan dilakukan melalui pemeriksaan feses menggunakan
metode langsung dengan NaCl 0,9% fisiologis dan metode Kato-Katz. Faktor risiko
dinilai menggunakan kuesioner personal hygiene dan sanitasi lingkungan,
sedangkan tingkat pengetahuan orang tua diukur melalui pretest dan posttest
setelah pemberian edukasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik.
Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kecacingan sebesar 0%
(zero case). Sebagian besar anak memiliki personal hygiene kurang baik,
sedangkan sanitasi rumah tangga mayoritas tergolong baik. Tidak ditemukannya
kasus positif menyebabkan analisis faktor risiko kecacingan tidak dapat dilakukan.
Edukasi kecacingan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan orang tua secara
signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata pretest sebesar 39,0
menjadi posttest 96,5 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).
Simpulan:Prevalensi kecacingan Soil Transmitted Helminths pada anak usia
sekolah dasar di SD Negeri Purwomartani Sleman adalah 0%. Edukasi kecacingan
efektif meningkatkan pengetahuan orang tua sebagai upaya pencegahan
kecacingan. | en_US |