• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Kombinasi Lari Intensitas Sedang dan Latihan Beban Terhadap Pencegahan Sarkopenia Pada Lansia : A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    22711039.pdf (3.581Mb)
    Date
    2026
    Author
    Atsani, Ikhwan Faqih
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Sarkopenia pada lansia ditandai penurunan progresif massa, kekuatan, dan fungsi otot yang meningkatkan risiko jatuh serta ketergantungan fisik. Latihan fisik adalah intervensi utama, namun efektivitas kombinasi lari intensitas sedang dan latihan beban (concurrent training) dibanding modalitas tunggal perlu disintesis lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini meninjau literatur mengenai pengaruh kombinasi lari intensitas sedang dan latihan beban terhadap pencegahan sarkopenia pada lansia, meliputi parameter massa, kekuatan, dan performa otot. Metode: Penelitian menggunakan metode Scoping Review pedoman PRISMA- ScR pada basis data PubMed, ScienceDirect, EBSCOhost, dan Google Scholar. Kriteria inklusi: artikel original research desain Randomized Controlled Trial (RCT), terbit 2016–2025, berbahasa Inggris, dan subjek lansia (≥60 tahun). Hasil: Lima artikel RCT dianalisis. Hasil menunjukkan intervensi kombinasi lari dan latihan beban (concurrent training) berdampak positif signifikan. Latihan ini meningkatkan total lean body mass (+1 kg) dan massa otot apendikular dibanding aerobik tunggal. Kombinasi lari intensitas sedang dan latihan beban efektif meningkatkan kekuatan genggaman tangan, kaki, serta mencegah dinapenia. Pendekatan multikomponen ini juga meningkatkan kemampuan fungsional sit-to- stand (8,59 menjadi 7,27 detik) dan keseimbangan dinamis (effect size, d=0,96), mengindikasikan perbaikan kemandirian lansia. Simpulan: Berdasarkan analisis mendalam terhadap lima studi Randomized Controlled Trial (RCT), dapat disimpulkan bahwa kombinasi lari intensitas sedang dan latihan beban (concurrent training) merupakan strategi preventif yang efektif dan aman untuk mencegah sarkopenia pada lansia. Intervensi ini memberikan dampak positif yang signifikan secara simultan terhadap seluruh parameter sarkopenia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62566
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV