Show simple item record

dc.contributor.authorMedika, Qonita Zahra
dc.date.accessioned2026-05-13T04:54:07Z
dc.date.available2026-05-13T04:54:07Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62561
dc.description.abstractLatar Belakang: Kanker Kolorektal (KKR) merupakan tumor ganas yang berasal dari perubahan sel epitel saluran cerna di kolon dan rektum. Faktor resiko KKR dibagi menjadi faktor sporadis dan faktor yang tidak dapat di modifikasi. Faktor resiko sporadis berupa pola diet dan pola aktivitas fisik sedangkan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi berupa usia, jenis kelamin, dan riwayat bawaan. Modalitas terapi KKR salah satunya dengan pemberian kemoterapi dalam beberapa siklus. Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik dan respon terapi pasien KKR di RSUP DR Sardjito Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional menggunakan data rekam medik RSUP Dr Sardjito periode 2022-2024. Data diambil dengan teknik concecutive sampling dengan 126 data memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen terdiri atas usia, jenis kelamin, lokasi tumor, stadium, komorbid, IMT, Tekanan Darah, Skor ECOG, hasil pemeriksaan laboratorium, dan jenis regimen kemoterapi, sedangkan variabel dependennya adalah respon terapi. Hasil: Analisis deskriptif mendapatkan hasil pasien KKR paling banyak berada pada rentang usia 51-60 tahun dengan 40 kasus (31,7%) dan paling banyak terjadi pada perempuan sebanyak 78 kasus (61,9%). Dari data tersebut 65 kasus (51,6%) ditemukan pada stadium IV dan paling banyak berada pada rektum 63 kasus (50%). Pada penelitian ini ditemukan komorbid yang menyertai yaitu diabetes melitus 11 (8,7%), hipertensi 23 (18,3%), dan obesitas 12 (9,5%). Jenis regimen kemoterapi yang paling banyak digunakan adalah Xelox sebanyak 43 pasien (34,13%) dengan respon terapi terbanyak adalah progressive disease pada 51 pasien (40,5%). Analisis bivariat menunjukan usia (p 0,518), jenis kelamin (p 0,351), lokasi tumor (p 0,979), diabetes melitus (p 0,335), hipertensi (p 0,084), dan obesitas (p 0,750) tidak menunjukan pengaruh signifikan, sedangkan stadium (p 0,039) menunjukan pengaruh signifikan terjadap respon terapi. Analisis multivariat secara simultan (p 0,300) tidak menunjukan perbedaan signifikan, akan tetapi stadium II (p 0,041; OR 0,290; CI 0,089-0,951) dan stadium III (p 0,028; OR 0,351; CI 0,139-0,891) berpengaruh signifikan. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan dan konsisten antara stadium dan respon terapi pasien Kanker Kolorektal di RSUP Dr Sardjito.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKanker Kolorektalen_US
dc.subjectKarakteristik Klinisen_US
dc.subjectJenis Terapien_US
dc.subjectRespon Terapien_US
dc.titleProfil Pasien dan Respon dari Terapi yang diberikan pada Pasien Terdiagnosis Kanker Kolorektal (KKR) di RSUP Dr. Sardjito Tahun 2022-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711216


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record