| dc.description.abstract | Latar Belakang: Kanker Kolorektal (KKR) merupakan tumor ganas yang berasal
dari perubahan sel epitel saluran cerna di kolon dan rektum. Faktor resiko KKR
dibagi menjadi faktor sporadis dan faktor yang tidak dapat di modifikasi. Faktor
resiko sporadis berupa pola diet dan pola aktivitas fisik sedangkan faktor risiko
yang tidak dapat dimodifikasi berupa usia, jenis kelamin, dan riwayat bawaan.
Modalitas terapi KKR salah satunya dengan pemberian kemoterapi dalam
beberapa siklus.
Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik dan respon terapi pasien KKR di
RSUP DR Sardjito
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan
desain penelitian cross sectional menggunakan data rekam medik RSUP Dr
Sardjito periode 2022-2024. Data diambil dengan teknik concecutive sampling
dengan 126 data memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen
terdiri atas usia, jenis kelamin, lokasi tumor, stadium, komorbid, IMT, Tekanan
Darah, Skor ECOG, hasil pemeriksaan laboratorium, dan jenis regimen
kemoterapi, sedangkan variabel dependennya adalah respon terapi.
Hasil: Analisis deskriptif mendapatkan hasil pasien KKR paling banyak berada
pada rentang usia 51-60 tahun dengan 40 kasus (31,7%) dan paling banyak terjadi
pada perempuan sebanyak 78 kasus (61,9%). Dari data tersebut 65 kasus (51,6%)
ditemukan pada stadium IV dan paling banyak berada pada rektum 63 kasus
(50%). Pada penelitian ini ditemukan komorbid yang menyertai yaitu diabetes
melitus 11 (8,7%), hipertensi 23 (18,3%), dan obesitas 12 (9,5%). Jenis regimen
kemoterapi yang paling banyak digunakan adalah Xelox sebanyak 43 pasien
(34,13%) dengan respon terapi terbanyak adalah progressive disease pada 51
pasien (40,5%). Analisis bivariat menunjukan usia (p 0,518), jenis kelamin (p
0,351), lokasi tumor (p 0,979), diabetes melitus (p 0,335), hipertensi (p 0,084), dan
obesitas (p 0,750) tidak menunjukan pengaruh signifikan, sedangkan stadium (p
0,039) menunjukan pengaruh signifikan terjadap respon terapi. Analisis multivariat
secara simultan (p 0,300) tidak menunjukan perbedaan signifikan, akan tetapi
stadium II (p 0,041; OR 0,290; CI 0,089-0,951) dan stadium III (p 0,028; OR 0,351;
CI 0,139-0,891) berpengaruh signifikan.
Simpulan: Terdapat hubungan signifikan dan konsisten antara stadium dan
respon terapi pasien Kanker Kolorektal di RSUP Dr Sardjito. | en_US |