• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Strategi Coping dan Psychological Well-being Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    22711217.pdf (2.929Mb)
    Date
    2026
    Author
    Dewanti, Sophia Khairunnisa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran memiliki stresor multifaktorial dan komplek sehingga prevalensi stres cukup tinggi. Strategi coping merupakan upaya untuk mengelola tuntutan stres tersebut. Strategi coping meliputi problem focused, emotion focused dan dysfunctional coping. Kemampuan coping yang efektif dapat digunakan untuk mencapai tingkat kesejahteraan psikologis (psychological well- being) yang optimal. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara strategi coping dan psychological well-being mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dengan responden mahasiswa Fakultas Kedokteran UII Program Studi Sarjana. Terdapat 256 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk dalam kriteria eksklusi. Data penelitian diperoleh dari pengisian kuesioner Brief COPE dan Ryff’s Psychological well-being yang telah diadaptasi dalam Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan secara univariat serta analisis bivariat menggunakan uji Spearman. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi coping yang sering digunakan adalah problem-focused coping (mean = 3,125) dan emotion-focused coping (mean = 3,156), sedangkan yang jarang digunakan adalah dysfunctional coping (mean = 2,139). Distribusi tingkat psychological well-being menunjukkan 239 mahasiswa (93,4%) memiliki tingkat psychological well-being sedang, 15 mahasiswa (5,9%) tingkat tinggi, dan 2 mahasiswa (0,8%) tingkat rendah. Hubungan antara strategi coping dan psychological well-being menunjukkan hubungan yang signifikan (p<0,05) dengan rincian problem-focused coping dan psychological well-being (r=0,297), emotion-focused coping dan psychological well-being (r=0,271), serta dysfunctional coping dan psychological well-being (r=0,447). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara strategi coping dan psychological well-being. Variabel perancu berupa usia, jenis kelamin, dan tahun angkatan tidak berhubungan signifikan terhadap psychological well-being.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62558
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV