Show simple item record

dc.contributor.authorAz Zahra, Nabila
dc.date.accessioned2026-05-13T04:46:18Z
dc.date.available2026-05-13T04:46:18Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62557
dc.description.abstractLatar Belakang: Dalam rangka peningkatan dan perbaikan status gizi anak balita di Magetan, khususnya di wilayah Puskesmas Taji, salah satu upaya dari Pemerintah adalah dengan mengadakan program pemberian makanan tambahan (PMT) balita. Program tersebut bertujuan untuk membiasakan anak untuk hidup sehat demi kesehatan jangka panjang. Tujuan Penelitian: Untuk mengukur keberhasilan program PMT balita perlu adanya evaluasi program. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi jalannya program PMT balita di Puskesmas Taji Magetan yang sudah ditetapkan di petunjuk teknis program oleh Kementrian Kesehatan, serta untuk mengetahui efektifitas dari program tersebut. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis mixed methods, dengan metode kualitatif untuk mengevaluasi pelaksanaan program PMT oleh Puskesmas Taju dan kuantitatif untuk melihat perbedaan status gizi anak sebelum dan sesudah intervensi PMT selama 56 hari. Informan dalam wawancara mendalam adalah Kepala Puskesmas, Petugas Gizi Puskesmas, 2 Kader desa, serta 4 Ibu Balita penerima PMT. Subjek penelitian kuantitatif adalah 95 balita dengan gizi kurang penerima PMT yang diambil dengan total sampling, yakni seluruh peserta PMT 2024. Pengumpulan data kualitatif dengan wawancara mendalam semi terstruktur dan kuantitatif dengan uji statistik wilcoxon. Hasil: Pada metode kualitatif menunjukkan bahwa pelaksanaan program PMT di Puskesmas taji dilihat dari aspek input, process, dan output sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu deperbaiki untuk mendapatkan hasil yang maksimal seperti pengoptimalan dana desa untuk dana transportasi kader, pengadaan penyuluhan yang rutin kepada ibu dan keluarganya , penambahan variasi makanan, penetapan aturan kepada kader, dan pemantauan berkala bagi balita gizi kurang. Sedangkan uji analisis pada metode kuantitatif didapatkan pv 0.000 (< α 0,05) menujukkan adanya pengaruh antara pemberian makanan tambahan terhadap status gizi balita berdasarkan Zscore BB/TB, BB/U, dan TB/U. dengan 93,7% balita mengalami peningkatan pada indikator BB/TB, 95,7% balita pada indikator BB/U, dan 95,7% pada indikaor TB/U. Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa program PMT memberikan dampak positif terhadap perbaikan status gizi balita gizi kurang, namun efektivitasnya perlu ditingkatkan melalui penguatan pelaksanaan teknis, sinergi lintas sektor dan evaluasi variasi makanan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPMTen_US
dc.subjectBalita Gizi Kurangen_US
dc.subjectEvaluasi Programen_US
dc.subjectStatus Gizien_US
dc.subjectPuskesmas Tajien_US
dc.titleEvaluasi Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi Balita Gizi Kurang di Puskesmas Taji Magetanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711185


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record