Show simple item record

dc.contributor.authorMaetam, Farah
dc.date.accessioned2026-05-13T04:24:45Z
dc.date.available2026-05-13T04:24:45Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62548
dc.description.abstractLatar belakang: Artritis reumatoid (AR) merupakan penyakit autoimun inflamasi kronis yang ditandai oleh peradangan pada sinovial yang progresif dan terjadi kerusakan sendi, yang ditandai oleh ketidakseimbangan respons imun serta peningkatan produksi sitokin proinflamasi. Terapi konvensional AR sering kali menimbulkan efek samping jangka panjang, sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman dan efektif. Andrographis paniculata merupakan tanaman herbal yang diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi dan imunomodulator melalui pengaruhnya terhadap regulasi sitokin inflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tanaman Andrographis paniculata sebagai agen imunomodulator terhadap sitokin inflamasi pada AR pada penelitian in vivo dan in vitro. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoping review dengan penelusuran literatur pada database PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci terkait Andrographis paniculata, AR, sitokin, dan imunomodulator. Artikel yang disertakan adalah artikel penelitian asli yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2015–2025, tersedia dalam teks lengkap, dan relevan dengan topik penelitian. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan skrining judul, abstrak, dan teks lengkap, diikuti dengan ekstraksi dan sintesis data secara naratif. Hasil: Hasil lima artikel yang tersaring untuk dianalisis menunjukkan bahwa Andrographis paniculata secara konsisten mampu menurunkan kadar sitokin serta meningkatkan sitokin antiinflamasi sebagai imunomodulator pada AR. Mekanisme imunomodulator yang terlibat meliputi penghambatan jalur pensinyalan NF-κB dan PI3K/Akt, modulasi metabolisme sel imun dan regulasi apoptosis serta menghambat terbentuk NETosis neutrofil. Berbagai bentuk sediaan, termasuk ekstrak, senyawa murni, dan formulasi nanopartikel, menunjukkan efektivitas yang membuktikan dalam model penelitian in vitro dan in vivo AR. Kesimpulan: Andrographis paniculata memiliki potensi yang kuat sebagai agen imunomodulator dalam menekan peradangan melalui regulasi sitokin penyakit AR. Tanaman ini berpeluang dikembangkan sebagai terapi komplementer atau adjuvan dalam penatalaksanaan AR, meskipun diperlukan penelitian klinis lanjutan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya pada manusia.en_US
dc.titleKajian Peran Imunomodulator Andrographis Paniculata dalam Menurunkan Sitokin Proinflamasi pada Artritis Reumatoid: Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711220


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record