Rancang Bangun Struktur Geocomposite Berbasis Ramie dan Polyethylene sebagai Penahan Abrasi Pesisir dengan Pendekatan Metode Design Thinking
Abstract
Abrasi Pantai merupakan permasalahan lingkungan pesisir yang berdampak siginfikan terhadap perubahan garis pantai, degradasi ekosistem, serta kerugian sosial dan ekonomi masyarakat pesisir, khusunya di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu upaya mitigasi abrasi yang berkembang adalah penggunaan struktur lunak (soft structure) berbasis geosintetik. Namun, material geotextile sintetis konvensional masih menghadapi tantangan dalam aspek keberlanjtan lingkungan. Oleh karena itu, perancangan ini bertujuan untuk merancang bangun struktur Geocomposite berbasis Ramiee dan geotextile woven polyethylene sebagai alternatif material perlindungan pantai yang efektif dan lebih ramah lingkungan. Perancangan dilakukan menggunakan pendekatan metode design thinking yang meliputi tahap empathize & define, ideate, prototype, serta test & iterate. Struktur Geocomposite dirancang dalam bentuk tiga lapis dengan Geomats Ramie sebagai lapisan tengah yang berfungsi untuk filtrasi dan stabilisasi pasir, serta dua lapisan geotextile woven polyethylene sebagai penguatan mekanik. Prototype Geocomposite difabrikasi melalui proses hotpress menggunakan matriks perekat bebasis PVAc dan VAE. Evaluasi kinerja mekanik dilakukan melalui pengujian tarik berdasarkan standar ASTM D3039. Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen Geocomposite memiliki nilai tegangan maksimum (maximum stress) yang bervariasi antara 14,173 MPa hingga 32,033 MPa dengan elongasi patah 13,489 %GL hingga 23.362 %GL. Secara umum, hasil ini menunjukkan bahwa struktur Geocomposite mampu menahan beban tarik yang relative tinggi disertai kemampuan deformasi yang baik, sehingga mencerminkan kombinasi kekuatan dan fleksibelitas yang dibutuhkan untuk aplikasi perlindungan pantai. Berdasrkan hasil perancangan dan pengujian tarik tersebut, prototype ini memiliki potensi sebagai material alternatif untuk mitigasi abrasi pantai dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
Collections
- Textile Engineering [20]
