Analisis Penurunan Ketinggian Sampah, Makrobiologi dan Koloni Mikrobiologi (Fecal Coli) pada Sampah Daun Kering dalam Media Komposter Cacing Tanah
Abstract
Penelitian ini membahas pemanfaatan sampah daun kering sebagai pupuk organik melalui metode vermicomposting. Vermicomposting merupakan proses dekomposisi bahan organik yang melibatkan kerja sama antara cacing tanah dan mikroorganisme. Dalam proses ini, sampah daun dikonsumsi oleh cacing tanah sehingga massa sampah berkurang dan menghasilkan casting atau kotoran cacing, yang kemudian dibantu oleh mikroorganisme dalam pembentukan nutrien.Penelitian ini menggunakan daun beringin (Ficus benjamina) dan daun bambu (Bambusa bambos) sebagai bahan vermikompos dengan media reaktor cacing tanah. Salah satu tujuan penelitian adalah mengetahui laju konsumsi atau penurunan ketinggian sampah dalam reaktor. Selain itu, penelitian juga menganalisis jumlah koloni mikroorganisme menggunakan metode MPN (Most Probable Number) berdasarkan parameter bakteri fecal coli sesuai SNI 19-7030-2004.Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu yang diperlukan hingga vermikompos matang adalah 56 hari. Pengukuran penurunan ketinggian dilakukan setiap tiga hari menggunakan mistar. Rata-rata penurunan ketinggian pada daun Ficus benjamina sebesar 2,18 cm/hari, sedangkan pada daun Bambusa bambos sebesar 1,0 cm/hari.Pengambilan sampel mikroorganisme dilakukan pada hari ke-28 dan hari ke-56 untuk menghitung nilai MPN. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai MPN sebesar 290 MPN/g pada hari ke-28 dan 460 MPN/g pada hari ke-56. Berdasarkan hasil tersebut, jumlah bakteri fecal coli telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan.
Collections
- New Submissions [151]
