• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Potensi Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Sebagai Antidiabetes Tipe II: Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    22711171.pdf (1.506Mb)
    Date
    2026
    Author
    Iswardani, Larasati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Diabetes Mellitus tipe II merupakan penyakit kronis dengan prevalensi global yang tinggi dan berpotensi menimbulkan komplikasi. Meskipun terapi farmakologis antidiabetes telah terbukti efektif tetapi penggunaan jangka panjang pada sebagian pasien dapat disertai efek samping tertentu. Oleh karena itu, eksplorasi terapi komplementer berbasis bahan alam yang aman terus dikembangkan. Kulit manggis (Garcinia mangostana L.) selama ini sering dianggap sebagai limbah ternyata mengandung senyawa bioaktif seperti xanthone, flavonoid, dan polifenol yang berpotensi sebagai antidiabetes. Tujuan: Untuk memetakan dan mengevaluasi potensi kulit manggis sebagai antidiabetes berdasarkan bukti ilmiah. Metode: Metode yang digunakan adalah scoping review dengan menelaah artikel ilmiah dari PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, Scopus, Google Scholar, dan Portal Garuda yang dipublikasikan pada 2015–2025. Kriteria inklusi yaitu penelitian original berbahasa Indonesia atau Inggris, tersedia free full text, dan mengevaluasi aktivitas antidiabetes kulit manggis melalui uji in vitro, in vivo, maupun pada manusia. Proses seleksi artikel dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA-ScR. Hasil: Sebelas artikel memenuhi terdiri dari lima penelitian in vitro, tujuh penelitian in vivo, dan dua penelitian pada manusia. Secara keseluruhan, kulit manggis menunjukkan aktivitas antidiabetes melalui penghambatan enzim α-amilase dan α-glukosidase, peningkatan sensitivitas insulin, aktivasi jalur AMPK, dan perlindungan sel β pankreas melalui aktivitas α-mangostin dan γ-mangostin sebagai senyawa utama. Kesimpulan: Seluruh penelitian in vitro melaporkan inhibisi signifikan terhadap enzim α-amilase dan/atau α-glukosidase. Enam penelitian in vivo menunjukkan penurunan glukosa darah yang bermakna dan satu penelitian spesifik melaporkan penurunan SGLT2. Pada tingkat klinis, kedua penelitian menunjukkan penurunan glukosa darah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62510
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV