Show simple item record

dc.contributor.authorInsani, Dinan
dc.date.accessioned2026-05-13T02:25:32Z
dc.date.available2026-05-13T02:25:32Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62509
dc.description.abstractLatar Belakang: Kekerasan terhadap anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Anak usia pra sekolah dan usia sekolah termasuk kelompok rentan yang sering menjadi korban kekerasan. Kasus kekerasan terhadap anak dalam jangka waktu lima tahun terakhir cenderung meningkat. Pada tahun 2020 terjadi 11.264 kasus kekerasan terhadap anak dan tahun 2024 terjadi 19.628 kasus kekerasan terhadap anak. Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik kasus kekerasan terhadap anak usia pra sekolah dan anak usia sekolah di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2014-2024. Metode Penelitian: Penelitian deskriptif observasional menggunakan data skunder rekam medis dan vissum et repertum korban kekerasan terhadap anak di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014-2024 dengan total sampling. Hasil: Jumlah kasus kekerasan terhadap anak dari tahun 2014-2024 di RSUD Dr. Moewardi sebanyak 164 kasus. Jumlah kasus kekerasan pada anak terbanyak terjadi pada tahun 2019 sebanyak 35 (21,4%), kategori usia korban tertinggi adalah anak usia sekolah sebanyak 149 (91%), korban paling banyak dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 153 (93,3%), jenis kekerasan terbanyak adalah kekerasan seksual sebanyak 149 (91%), jenis luka akibat kekerasan fisik terbanyak adalah luka memar sebanyak 15 dan akibat kekerasan seksual terbanyak robek selaput dara sebanyak 103, lokasi luka terbanyak ada pada daerah genital sebanyak 106. Kesimpulan: Karakteristik kasus kekerasan terhadap anak usia pra sekolah dan usia sekolah yang ditangani RSUD Dr. Moewardi dalam kurun waktu 2014-2024 terjadi paling banyak pada anak usia sekolah dan perempuan menjadi korban paling banyak, serta jenis kekerasan terbanyak adalah kekerasan seksual. Jenis luka terbanyak pada kekerasan fisik adalah luka memar dan luka terbanyak pada kekerasan seksual terbanyak adalah robek selaput dara, serta lokasi luka terbanyak terjadi pada daerah genital.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRSUD Dr. Moewardien_US
dc.subjectKekerasanen_US
dc.subjectAnaken_US
dc.subjectPra Sekolahen_US
dc.subjectSekolahen_US
dc.subjectKekerasan Fisiken_US
dc.subjectKekerasan Seksualen_US
dc.subjectLukaen_US
dc.titleAnalisis Kasus Kekerasan Terhadap Anak Usia Pra Sekolah dan Usia Sekolah di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2014-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711198


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record