Analisis Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Tahun 2025 di Wilayah Kerja Puskesmas Klaten Selatan
Abstract
Latar Belakang: Penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus
merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Upaya pemerintah dalam
menekan angka tersebut diwujudkan melalui Program Pengelolaan Penyakit
Kronis (Prolanis) oleh BPJS Kesehatan. Puskesmas Klaten Selatan sebagai salah
satu pelaksana program memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas
hidup penderita penyakit kronis.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) tahun 2025 di wilayah kerja
Puskesmas Klaten Selatan
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain
studi kasus. Informan penelitian terdiri dari enam orang, yaitu Kepala Puskesmas,
dua tenaga kesehatan pelaksana Prolanis, dan tiga peserta Prolanis. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi,
kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan metode.
Hasil : Pelaksanaan Prolanis di Puskesmas Klaten Selatan telah berjalan sesuai
dengan pedoman BPJS Kesehatan. Sumber daya manusia dan sarana prasarana
dinilai memadai, dengan kegiatan rutin bulanan berupa senam, edukasi
kesehatan, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, konsultasi medis, serta
pemberian obat. Dukungan koordinasi antar tenaga kesehatan dan partisipasi
peserta tergolong baik, meskipun hasil pemeriksaan kadar gula darah beberapa
peserta masih fluktuatif akibat faktor perilaku dan kepatuhan pengobatan.
Simpulan : Program Prolanis di Puskesmas Klaten Selatan terlaksana dengan
efektif dan sesuai standar operasional, namun diperlukan peningkatan edukasi
kesehatan, motivasi peserta, serta pelatihan lanjutan bagi tenaga kesehatan untuk
optimalisasi hasil klinis pasien.
Collections
- Medical Education [2953]
