| dc.description.abstract | Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama
pada lansia, dengan prevalensi yang meningkat seiring pertambahan usia. Kafein
dalam kopi sering dikaitkan dengan perubahan tekanan darah, namun bukti ilmiah
menunjukkan hasil yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan pemetaan bukti
ilmiah terbaru untuk memahami efek konsumsi kafein terhadap tekanan darah
pada kelompok lansia yang mengalami hipertensi.
Metode: Sumber data yang digunakan adalah original article dengan topik efek
kafein pada perubahan tekanan darah lansia dengan hipertensi yang berbahasa
Indonesia dan Inggris dan dipublikasikan tahun 2014-2024. Database yang
digunakan adalah PubMed, ScienceDirect, EBSCO, Google Scholar, dan Portal
Garuda. Artikel diseleksi menggunakan PRISMA-ScR, kemudian dilakukan
ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan review.
Hasil: Terdapat 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dengan total subjek
sejumlah 10.054 lansia dengan hipertensi. Lima artikel menyebutkan bahwa tidak
ada hubungan signifikan antara konsumsi kopi dengan perubahan tekanan darah.
Dua artikel menunjukkan efek penurunan tekanan darah terutama pada subjek
perempuan. Empat penelitian lainnya menemukan adanya peningkatan tekanan
darah sebagai efek konsumsi kopi. Variabilitas hasil ini disebabkan oleh berbagai
faktor seperti perbedaan dosis dan jenis kopi, frekuensi konsumsi kopi, status
kebiasaan minum kopi, faktor genetik, serta kondisi fisiologis dan hormonal
individu termasuk jenis kelamin dan usia.
Kesimpulan: Efek konsumsi kafein atau kopi terhadap tekanan darah pada lansia
hipertensi menunjukkan hasil yang bervariasi. Penelitian lanjutan mengenai efek
konsumsi kafein terhadap tekanan darah pada lansia masih diperlukan, termasuk
dampak penggunaan jangka panjang. | en_US |