Show simple item record

dc.contributor.authorQonitah, Nuha
dc.date.accessioned2026-05-13T01:32:31Z
dc.date.available2026-05-13T01:32:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62496
dc.description.abstractLatar Belakang: Tuberkulosis masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas tinggi pada anak. Pemberian imunisasi dasar menjadi salah satu upaya pencegahan tuberkulosis. Tujuan Penelitian: Menjelaskan hubungan pemberian imunisasi dasar terhadap kejadian tuberkulosis paru balita di Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian cross-sectional menggunakan data SSGI 2022 dengan teknik total sampling. Analisis deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan Chi-Square dan regresi logistik, serta analisis multivariat dengan regresi logistik. Tingkat hubungan dinyatakan dengan odds ratio (OR) pada uji bivariat dan adjusted odds ratio (aOR) pada uji multivariat. Hasil dinyatakan signifikan jika p value < 0,05. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan kelengkapan imunisasi dasar menurunkan risiko kejadian tuberkulosis (p value = 0,000) dengan aOR 1,318 (CI = 1,149- 1,512). Faktor lain yang berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar adalah usia, wilayah tempat tinggal, dan status ekonomi menengah atas. Jenis kelamin tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian tuberkulosis. Simpulan: Terdapat hubungan antara status kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian tuberkulosis paru balita di Indonesia tahun 2022.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectImunisasi Dasaren_US
dc.subjectKelengkapan Imunisasien_US
dc.subjectTuberkulosis Paruen_US
dc.subjectBalitaen_US
dc.titleHubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Balita: Analisis Data SSGI 2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711063


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record