Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Self-foaming Clay Soap (SFCS) terhadap Bakteri Proteus mirabilis pada Air Liur Anjing
Abstract
Telah dikembangkan sediaan Self-Foaming Clay Soap (SFCS) yaitu sediaan sabun cair yang mengandung clay atau tanah liat dapat dengan mudah membentuk busa stabil pada saat dikeluarkan dari wadah khusus untuk membersihkan kulit dari najis mughalladzah contohnya air liur anjing. Di dalam air liur anjing mengandung berbagai bakteri patogen yang dapat menyebabkan infeksi. Kemampuan antibakteri dapat digunakan sebagai indikator dan pendukung ilmiah produk inovasi dari sediaan penghilang najis mughalladzah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan uji efektivitas antibakteri sediaan SFCS terhadap bakteri pada air liur anjing. SFCS bentonit, kaolin, talk dibuat selanjutnya dilakukan karakterisasi. Bakteri uji diisolasi dari air liur anjing yang sehat kemudian dilakukan identifikasi bakteri. Uji kemampuan antibakteri dari sediaan SFCS dilakukan terhadap isolat bakteri gram negatif menggunakan metode viable plate count. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan Kruskal Wallis membandingkan data antar kelompok, kemudian digunakan uji Mann Whitney untuk melihat perbedaan antar kelompok sampel. Hasil dari isolasi bakteri diperoleh bakteri Staphylococcus haemolyticus, Proteus mirabilis, Micrococcus sp, Klebsiella pneumonia. Hasil uji efektivitas antibakteri didapatkan nilai persen reduksi bakteri self-foaming tanpa clay 80,240%; self-foaming bentonit 99,401%; self-foaming kaolin 90,419%, self-foaming talk 73,653%. Sediaan SFCS yang mengandung bentonit memiliki aktivitas antibakteri yang paling tinggi daripada sediaan yang lainnya.
Collections
- Pharmacy [1863]
