Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Self-acceptance Pada Penyandang Disabilitas Fisik di Yayasan Wisma Cheshire Jakarta
Abstract
Latar Belakang: Self-acceptance memiliki peran penting dalam membantu
disabilitas fisik menyadari kelebihan dan kekurangan mereka, sehingga dapat
mengembangkan potensi secara optimal. Namun, proses ini seringkali terhambat
oleh stigma, persepsi diri negatif, dan kurangnya dukungan lingkungan. Yayasan
Wisma Cheshire Jakarta telah berupaya mendukung penyandang disabilitas
melalui pelatihan keterampilan hidup dan kerja, namun masih diperlukan penelitian
lebih lanjut untuk mendalami faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi
pencapaian self-acceptance mereka. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini
bertujuan untuk memahami lebih dalam kontribusi faktor pendukung internal dan
eksternal dalam membentuk penerimaan diri penyandang disabilitas fisik.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi
kasus untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi
self-acceptance pada penyandang disabilitas fisik di Yayasan Wisma Cheshire
Jakarta. Data primer didapat melalui wawancara dan observasi langsung di
lapangan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri pada penyandang
disabilitas fisik di Yayasan Wisma Cheshire dipengaruhi oleh berbagai faktor
internal dan eksternal. Faktor internal seperti pengaturan emosi, rasa percaya diri,
daya juang, harga diri, kesehatan mental, pemahaman diri, usia, dan pengalaman
pendidikan memiliki peran signifikan dalam membentuk penerimaan diri mereka.
Sementara itu, faktor eksternal seperti dukungan keluarga, dukungan sosial,
keberhasilan, dan waktu adaptasi juga berkontribusi besar dalam peningkatan
penerimaan diri.
Collections
- Medical Education [2827]
