Human Reliability Assessment guna Peningkatan Kinerja Karyawan pada Industri Kreatif
Abstract
Industri kreatif yang berfokus pada penciptaan barang dan jasa dengan mengandalkan bakat, keahlian, dan kreativitas merupakan sektor yang sangat mendukung perekonomian Indonesia. Namun, manusia tidak pernah terlepas dari keterbatasan dalam mencurahkan keahlian dan kreativitasnya sehingga masih memungkinkan terjadinya kesalahan manusia atau Human Error. Salah satu industri kreatif unggulan di Kota Yogyakarta adalah kerajinan perak filigree. Pada proses produksi ornamen perak filigree, keahlian dan keterampilan pekerja menjadi faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap hasil produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keandalan pekerja pada proses produksi ornamen perak filigree menggunakan metode SPAR-H, mengetahui pola kesalahan pada proses produksi, serta mengidentifikasi faktor penyebab dan rekomendasi untuk mengatasi permasalahan human error tersebut. Penelitian dilakukan di Sansans Silver Craft dan Ira Silver yang merupakan industri kreatif kerajinan perak di kawasan Kotagede, Yogyakarta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Human Error Probability terbesar pada Sansans Silver Craft terdapat pada kegiatan peletakan filling pada frame yang dikerjakan divisi framing dan filling dengan probabilitas sebesar 53,4%. Sementara itu, pada Ira Silver, probabilitas terbesar terdapat pada kegiatan peleburan yang dikerjakan divisi pengolahan bahan baku dengan nilai sebesar 41,78%. Pada Sansans Silver Craft ditemukan 6 kesalahan produk akhir, sedangkan pada Ira Silver ditemukan 10 kesalahan produk akhir.
Faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya human error pada kedua UKM tersebut meliputi waktu pengerjaan, tingkat stres, tingkat kesulitan kerja, prosedur pengerjaan, dan faktor ergonomi.
Collections
- New Submission [10]
