Analisis Pengendalian Kualitas Produk Jenang dengan Konsep HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) Studi Kasus : PJ Sinar Fadhil
Abstract
PJ Sinar Fadhil sebagai salah satu industri kecil penghasil produk jenang membutuhkan perbaikan dalam pengendalian kualitas produknya. Tidak adanya sistem terstandar dan tersertifikasi seperti Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), selain label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan nomor P-IRT, memungkinkan terjadinya kontaminasi pada produk. Terlebih lagi, produk yang dihasilkan merupakan makanan olahan berupa jenang yang rentan terhadap kontaminasi.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengendalian kualitas menggunakan konsep HACCP dengan tujuan mengetahui proses penanganan bahan baku dan proses produksi, sehingga dapat ditentukan tindakan yang tepat dalam pengendalian kualitas produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlu dilakukan perbaikan pada seluruh proses yang termasuk Critical Control Point (CCP), kecuali pada proses pemasakan I dan II. Selain itu, seluruh proses produksi memerlukan tindakan pencegahan agar tidak mencapai batas kritis yang telah ditentukan.
Beberapa tindakan perbaikan yang diusulkan antara lain penjadwalan kebersihan ruangan secara rutin, kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja, renovasi layout produksi, serta pengembangan knowledge management perusahaan.
Collections
- New Submissions [148]
