Show simple item record

dc.contributor.authorBudiyantoro, Wahyu
dc.date.accessioned2026-05-11T06:10:49Z
dc.date.available2026-05-11T06:10:49Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/62459
dc.description.abstractLimbah cair domestik dapat menyebabkan pencemaran dan eutrofikasi di lingkungan. Hubungan simbiosis alga-bakteri memiliki potensi dalam pengolahan air limbah dengan kandungan amonia tinggi. Penambahan CO₂ diharapkan dapat memaksimalkan proses aerobik dari hubungan simbiosis alga-bakteri dalam pengolahan limbah berbasis alga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi removal amonia dari limbah domestik perkotaan. Penelitian dilakukan menggunakan limbah dari Instalasi Pengelolaan Air Limbah Sewon dengan suplai CO₂ sebesar 0,2 L/menit dan 0,5 L/menit. Parameter klorofil-a dan jumlah sel alga diuji setiap dua hari untuk mengetahui pertumbuhan alga, sedangkan kadar amonia dianalisis setiap dua hari untuk mengetahui kinerja reaktor. Selain itu, dilakukan analisis parameter kualitas air lain, seperti derajat keasaman (pH), temperatur, oksigen terlarut (DO), dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor alga mampu menurunkan kadar amonia hingga 75% pada suplai CO₂ sebesar 0,2 L/menit, dengan kondisi suhu, pH, dan kadar klorofil-a berada pada kondisi optimum.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAlga-bakteri, CO₂, amonia.en_US
dc.titlePengaruh Penambahan CO₂ pada Kinerja Pengolahan Limbah Cair Berbasis Algaen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record