| dc.description.abstract | Limbah cair domestik dapat menyebabkan pencemaran dan eutrofikasi di lingkungan. Hubungan simbiosis alga-bakteri memiliki potensi dalam pengolahan air limbah dengan kandungan amonia tinggi. Penambahan CO₂ diharapkan dapat memaksimalkan proses aerobik dari hubungan simbiosis alga-bakteri dalam pengolahan limbah berbasis alga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi removal amonia dari limbah domestik perkotaan.
Penelitian dilakukan menggunakan limbah dari Instalasi Pengelolaan Air Limbah Sewon dengan suplai CO₂ sebesar 0,2 L/menit dan 0,5 L/menit. Parameter klorofil-a dan jumlah sel alga diuji setiap dua hari untuk mengetahui pertumbuhan alga, sedangkan kadar amonia dianalisis setiap dua hari untuk mengetahui kinerja reaktor. Selain itu, dilakukan analisis parameter kualitas air lain, seperti derajat keasaman (pH), temperatur, oksigen terlarut (DO), dan intensitas cahaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor alga mampu menurunkan kadar amonia hingga 75% pada suplai CO₂ sebesar 0,2 L/menit, dengan kondisi suhu, pH, dan kadar klorofil-a berada pada kondisi optimum. | en_US |