| dc.description.abstract | Latar Belakang: Penggunaan rokok elektrik (vape) sudah meluas di masyarakat
global, termasuk di Indonesia dengan peningkatan yang signifikan di kalangan
remaja dan wanita usia subur. Meskipun memberikan kenikmatan, rokok
membawa dampak merugikan bagi kesehatan, salah satunya memicu gangguan
pada sistem reproduksi wanita tetapi penelitian tersebut belum banyak dilakukan.
Hal tersebut berkaitan dengan nikotin yang merupakan komponen utama dalam
vape, dapat memengaruhi sistem endokrin dengan mengganggu keseimbangan
dan produksi hormon. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek penggunaan
rokok elektrik (vape) terhadap siklus menstruasi pada wanita usia subur (WUS).
Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang
hubungan penggunaan rokok elektrik (vape) terhadap siklus menstruasi pada
wanita usia subur (WUS).
Metode: Penelitian Sumber informasi yang digunakan adalah original article
menggunakan empat database, yaitu Google Scholar, Pro Quest, ScienceDirect,
dan Pubmed. Artikel temuan kemudian diseleksi dengan alur PRISMA-ScR.
Hasil: Tiga artikel menyatakan hubungan signifikan penggunaan rokok elektrik
(vape) pada wanita usia subur berkontribusi pada disregulasi hormonal akibat
nikotin, yang memicu siklus tidak teratur, gangguan ovulasi, dan nyeri haid
(dismenorea). Efek ini tampak lebih jelas pada pengguna tanpa kontrasepsi oral.
Pada pengguna dengan kontrasepsi oral dapat menstabilkan kadar hormon dan
mengurangi risiko gangguan
Kesimpulan: Hasil dari penulisan scoping review ini mayoritas artikel
menunjukkan hubungan signifikan antara efek penggunaan rokok elektrik (vape)
terhadap siklus menstruasi pada wanita usia subur (WUS). | en_US |