Show simple item record

dc.contributor.authorPenadi, Nayla Zahra
dc.date.accessioned2026-05-11T03:08:12Z
dc.date.available2026-05-11T03:08:12Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62401
dc.description.abstractLatar Belakang: Diabetes melitus masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan global sehingga hal ini mendorong upaya berkelanjutan untuk menemukan strategi terapi yang lebih efektif, termasuk terapi yang berbasis pada produk alami. Tanaman nanas (Ananas comosus) sangat menarik karena memiliki berbagai kandungan fitokimia, seperti flavonoid, saponin, dan bromelain, yang berkaitan dengan aktivitas antidiabetik. Penelitian scoping review ini dilakukan untuk menyatukan perbedaan pengetahuan yang ada dengan memetakan bukti terkini tentang potensi antidiabetik Ananas comosus. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi dan meringkas literatur ilmiah secara komprehensif mengenai potensinya sebagai agen antidiabetik. Metode: Penelitian scoping review ini mencakup artikel penelitian asli yang mengkaji potensi antidiabetik tanaman nanas (Ananas comosus) dan diterbitkan antara tahun 2010 dan 2024 dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Literatur yang relevan diidentifikasi melalui penelusuran di berbagai basis data dan platform, termasuk Google Scholar, Portal Garuda, PubMed, ScienceDirect, dan EBSCO. Proses seleksi mematuhi pedoman PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews). Ekstraksi data, kategorisasi karakteristik studi, dan sintesis temuan dilakukan untuk mengatasi tujuan penelitian yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil: Sebanyak 10 studi yang memenuhi syarat disertakan, terdiri dari 2 studi in vitro dan 8 studi in vivo. Kedua studi in vitro melaporkan bahwa Ananas comosus menunjukkan potensi antidiabetik. Di antara studi in vivo, 7 menunjukkan efek antidiabetik positif dari Ananas comosus terutama pada bagian kulit, bonggol, dan daunnya, sementara 1 studi tidak mengamati potensi yang signifikan. Mekanisme antidiabetik yang dilaporkan meliputi penurunan kadar glukosa darah, perlindungan seluler, perbaikan DNA, penghambatan enzim α-glukosidase, dan pencegahan proses glikasi. Namun, satu studi menunjukkan bahwa Ananas comosus tidak memiliki efek pada penghambatan α-amilase dan menunjukkan dampak terbatas pada kadar kreatinin darah, yang menunjukkan variabilitas dalam efek biologisnya. Simpulan: Ananas comosus menunjukkan potensi sebagai agen antidiabetik melalui berbagai mekanisme, termasuk regulasi glukosa dan penghambatan enzim. Meskipun temuan praklinis menunjukkan hasil yang baik, penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis, diperlukan untuk memvalidasi potensi dan keamanannya pada manusia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titlePotensi Tanaman Nanas (Ananas Comosus) Sebagai Antidiabetes: A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711048


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record