| dc.description.abstract | Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global
dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.
Angka kejadian hipertensi lebih banyak ditemukan pada perempuan, khususnya
pascamenopause akibat perubahan hormonal dan vaskular. Intervensi
nonfarmakologis melalui latihan fisik terbukti berperan dalam menurunkan tekanan
darah. High Intensity Interval Training (HIIT) merupakan bentuk latihan aerobik
intensitas tinggi yang dilakukan secara berselang. HIIT dikenal sebagai metode
latihan yang efisien dan potensial dalam memperbaiki fungsi kardiovaskular.
Metode: Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect,
SpringerLink, Google Scholar dan hand searching menggunakan kata kunci yang
berkaitan dengan HIIT, tekanan darah, dan hipertensi pada perempuan. Artikel
yang disertakan adalah artikel full-text berbahasa Inggris atau Indonesia yang
diterbitkan pada periode 2014–2024. Penelitian ini merupakan scoping review
yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA-ScR melalui tahapan seleksi artikel,
ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan review.
Hasil: Terdapat tujuh artikel memenuhi kriteria dan dianalisis dari 1049 artikel yang
teridentifikasi. Seluruh penelitian menunjukkan hasil yang konsisten bahwa High
Intensity Interval Training memberikan pengaruh signifikan berupa penurunan
tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Beberapa penelitian yang
dilakukan dalam durasi yang lebih lama menunjukkan bahwa High Intensity
Interval Training dapat memperbaiki beberapa parameter kardiovaskular lain
seperti fungsi endotel, kekakuan arteri, dan profil lipid, peningkatan bioavailabilitas
nitric oxide, serta penurunan kekakuan arteri. Efek yang lebih konsisten diperoleh
pada intervensi dengan durasi ≥10 minggu.
Simpulan: High Intensity Interval Training (HIIT) terbukti efektif menurunkan
tekanan darah dan memperbaiki fungsi vaskular pada perempuan dengan
hipertensi. HIIT dapat dipertimbangkan sebagai intervensi latihan yang efisien dan
berpotensi menjadi strategi nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi. | en_US |