• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Dukungan Psikososial terhadap Kualitas Hidup Anak Penyandang Disabilitas Fisik dan Sensorik di SLB Negeri 1 Bantul

    Thumbnail
    View/Open
    22711095.pdf (833.5Kb)
    Date
    2025
    Author
    Thallarana, Zauza Taj
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Kualitas hidup anak penyandang disabilitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan psikososial dari keluarga, guru, dan lingkungan. Dukungan tersebut berperan dalam meningkatkan kesejahteraan emosional dan kemampuan adaptasi anak. Namun, kualitas hidup anak disabilitas fisik dan sensorik dapat berbeda, sehingga penting untuk mengetahui sejauh mana dukungan psikososial berhubungan dengan kondisi tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan psikososial dengan kualitas hidup anak penyandang disabilitas fisik dan sensorik di SLB Negeri 1 Bantul. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 65 anak penyandang tunanetra, tunadaksa, dan tunarungu menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner MSPSS dan PedsQL. Analisis menggunakan uji Chi-Square/Fisher’s Exact dan regresi logistik ordinal. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara dukungan psikososial dan kualitas hidup pada anak tunadaksa (p=0,016) dan tunarungu (p=0,001). Pada tunanetra tidak ditemukan hubungan signifikan (p=0,800) karena jumlah sampel kecil. Secara umum, semakin tinggi dukungan psikososial, semakin baik kualitas hidup. Analisis multivariat menunjukkan bahwa pendidikan orang tua merupakan faktor paling berpengaruh terhadap kualitas hidup (p=0,004), sedangkan usia, jenis kelamin, dan status ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Kesimpulan: Dukungan psikososial berhubungan bermakna dengan kualitas hidup anak penyandang disabilitas. Pendidikan orang tua menjadi faktor dominan. Peningkatan dukungan psikososial dan edukasi orang tua diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup anak.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62399
    Collections
    • Medical Education [2850]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV