• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kapasitas Daya Dukung Tiang Bor dan Penurunan Berdasarkan Data N - Spt pada Titik P22 dan P23

    Thumbnail
    View/Open
    21511212.pdf (5.226Mb)
    Date
    2026
    Author
    Waluyan, Dimas Dipo Putr
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fondasi tiang bor merupakan elemen struktur bawah yang berperan penting dalam menopang beban jembatan, khususnya pada kondisi tanah non-kohesif dengan beban struktur yang besar. Oleh karena itu, analisis daya dukung dan penurunan fondasi perlu dilakukan secara akurat guna menjamin keamanan dan kinerja struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung serta penurunan fondasi tiang bor pada Proyek Pembangunan Jembatan Kabanaran, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan fokus pada titik fondasi P22 dan P23. Metode analisis yang digunakan meliputi metode Reese and Wright, Meyerhof, serta Reese and O’Neill untuk menghitung daya dukung tiang bor tunggal dan kelompok berdasarkan data standard Penetration Test (SPT). Analisis dilakukan pada kondisi diameter eksisting 1,2 m serta variasi diameter 1,0 m dan 1,3 m. Penurunan tiang bor tunggal dan kelompok dihitung secara empiris, kemudian dimodelkan menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D untuk memperoleh respons deformasi tanah–struktur yang lebih representatif. Hasil analisis selanjutnya diverifikasi menggunakan data uji dinamis Pile Driving Analyzer (PDA) dan analisis CAPWAP. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting (diameter 1,2 m), daya dukung tiang bor tunggal di titik P22 dan P23 masing-masing sebesar 1.997,21 ton dan 1.862,50 ton berdasarkan metode Reese and Wright; 3.254,86 ton dan 3.203,80 ton berdasarkan metode Meyerhof; serta 2.001,74 ton dan 1.919,80 ton berdasarkan metode Reese and O’Neill. Daya dukung kelompok tiang pada diameter yang sama mencapai 34.368,30 ton dan 32.050,24 ton (Reese and Wright), 56.010,09 ton dan 55.131,42 ton (Meyerhof), serta 34.446,20 ton dan 33.036,20 ton (Reese and O’Neill). Penurunan tiang bor tunggal berada pada rentang 0,017–0,020 m. Penurunan kelompok tiang hasil perhitungan empiris pada titik P22 untuk diameter 1,0 m, 1,2 m, dan 1,3 m masing-masing sebesar 0,0480 m, 0,0405 m, dan 0,0417 m, sedangkan pada titik P23 sebesar 0,0437 m, 0,0380 m, dan 0,0391 m. Berdasarkan analisis Plaxis 2D, penurunan kelompok tiang pada titik P22 berturut-turut sebesar 0,04742 m, 0,03767 m, dan 0,03693 m, sedangkan pada titik P23 sebesar 0,04007 m, 0,03202 m, dan 0,03231 m. Seluruh nilai penurunan masih berada di bawah batas layanan yang diizinkan, sehingga fondasi tiang bor dinyatakan aman dalam mendukung beban struktur jembatan
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62395
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV