| dc.description.abstract | PT Sankosha Indonesia menetapkan target produksi sebesar 5 juta pcs per bulan pada produk
arrester tipe Y08SV-312 B T/R. Namun, pada kondisi aktual, pencapaian target tersebut masih
terkendala oleh adanya pemborosan (waste) dalam proses produksi, khususnya pada aktivitas
pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan yang terjadi,
menganalisis akar penyebabnya, serta merancang usulan perbaikan guna meningkatkan
efisiensi alur produksi dan mendukung pencapaian target produksi perusahaan. Pendekatan
yang digunakan adalah Lean Manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM)
untuk memetakan aliran material dan informasi, serta mengklasifikasikan aktivitas bernilai
tambah dan tidak bernilai tambah. Hasil pemetaan current state menunjukkan nilai Process
Efficiency Cycle (PEC) sebesar 82,4%, yang mengindikasikan masih terdapat pemborosan
sebesar 17,6% pada proses produksi. Pemborosan utama ditemukan pada tahap preparation
material di area inventory, berupa motion dan waiting akibat proses pemilahan serta
penghitungan komponen kecil yang masih dilakukan secara manual. Analisis akar penyebab
menggunakan metode 5 Why menunjukkan bahwa pemborosan tersebut terjadi karena belum
adanya alat bantu dan standardisasi pada proses penghitungan material. Sebagai usulan
perbaikan, dirancang alat bantu counting plate yang berfungsi untuk menstandarkan proses
penghitungan komponen kecil. Implementasi usulan perbaikan ini mampu menurunkan waktu
preparation secara signifikan dan berdampak langsung terhadap penurunan lead time produksi.
Berdasarkan hasil perhitungan, pada kondisi current state dengan lima flow produksi, output
yang dihasilkan sebesar 1.114.080 pcs per bulan. Setelah penerapan usulan perbaikan pada
kondisi future state, output produksi meningkat menjadi 1.293.600 pcs per bulan, atau
mengalami kenaikan sekitar 16,1% tanpa penambahan jumlah flow maupun jam kerja.
Peningkatan output ini menunjukkan bahwa usulan perbaikan yang diterapkan berkontribusi
positif dalam mendekatkan capaian produksi terhadap target produksi perusahaan. | en_US |