| dc.description.abstract | Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) memiliki kandungan serat yang tinggi, kalsium, natrium, fosfor, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan zat antioksidan. Ekstrak etanolik daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) diketahui memiliki aktivitas antihiperglikemia. Diabetes melitus adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat kadar glukosa darah yang tinggi (hiperglikemia), kadar glukosa darah tinggi disebabkan jumlah hormon insulin yang kurang atau jumlah insulin cukup tetapi kurang efektif (resistensi insulin). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas antihiperglikemia ekstrak etanolik kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) pada tikus betina galur Wistar yang diinduksi streptozotosin melalui pengamatan histopatologi pankreas. Tikus betina galur Wistar 60 ekor dibagi menjadi 6 kelompok, dimana kelompok kontrol normal hanya diberi pakan BR- II, air ad-libitum, kelompok kontrol negatif diberi aquadest per oral, kelompok kontrol positif diberi Glibenklamid 0,09 mg/kgBB, kelompok perlakuan I diberi ekstrak daun kangkung darat 100 mg/kgBB, kelompok perlakuan II diberi ekstrak daun kangkung darat 200 mg/kgBB, dan kelompok perlakuan III diberi ekstrak daun kangkung darat 300 mg/kgBB. Pengukuran Kadar Glukosa Darah Puasa dilakukan pada hari ke-0, hari ke-4, dan hari ke-18 sebelum dilakukan pembedahan dan diambil organ pankreasnya. Pembacaan preparat histopatologi pankreas tikus betina galur wistar dilakukan setelah hari ke-18 menggunakan teknik pewarnaan Hematoxylin Eosin. Ekstrak etanolik daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) dengan dosis 200 mg/kgBB memiliki efektivitas sebagai antihiperglikemia melalui pencegahan kerusakan pulau langerhans pada pankreas tikus betina galur wistar yang diinduksi streptozotosin. | en_US |