Hubungan Efikasi Diri dan Kualitas Hidup pada Orang dengan HIV/AIDS
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui hubungan antara efikasi dan kualitas hidup pada orang dengan HIV/AIDS di Yogyakarta. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara efikasi diri dan kualitas hidup pada pasien HIV/AIDS. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala efikasi diri yang mengacu pada skala Schwarzer (1995) berdasarkan dari teori Bandura yaitu skala General Self Efficacy (GSE) dan pada variabel kualitas hidup menggunakan skala pengukuran yang dikembangkan oleh WHOQOL-Group (1998) yaitu skala (WHOQOL-BREF) yang telah diadaptasi dengan berbahasa indonesia. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 59 subjek berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang merupakan pasien dengan terinfeksi HIV/AIDS di Yogyakarta. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 32 orang laki-laki dan 27 orang perempuan dengan rentang remaja akhir. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara efikasi diri dan kualitas hidup pada pasien dengan terinfeksi HIV. Analisis korelasi menunjukan nilai koefisien r=0,400 dengan p=0,000 (p<0,01). Hal ini disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Peneliti juga melakukan analisis tambahan berdasarkan dengan data demografis. Diskusi terkait dengan hasil tersebut akan dibahas lebih lanjut.
Collections
- Psychology [280]
