| dc.description.abstract | Disc rotor merupakan komponen penting pada sistem pengereman sepeda motor
yang bekerja akibat gesekan sehingga rentan mengalami keausan dan penurunan
performa, sehingga diperlukan perlakuan permukaan untuk meningkatkan sifat
mekaniknya, salah satunya dengan metode pack carburizing. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi metode pendinginan pasca pack
carburizing terhadap sifat fisik dan mekanik disc rotor Honda GL100 serta
membandingkannya dengan kondisi awal (raw material). Proses pack carburizing
dilakukan menggunakan arang kayu akasia dengan penambahan barium karbonat
(BaCO3) sebagai energizer pada suhu 900°C dengan waktu penahanan 3 jam,
kemudian dilakukan tiga variasi pendinginan yaitu annealing, quenching air, dan
quenching minyak goreng. Pengujian meliputi komposisi kimia, kekerasan mikro
Vickers, keausan, laju korosi dengan media air laut, serta pengamatan struktur
mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pendinginan berpengaruh
signifikan terhadap sifat material, di mana kandungan karbon tertinggi diperoleh
pada quenching minyak sebesar 0,0732% dibandingkan raw material 0,0541%,
nilai kekerasan tertinggi juga diperoleh pada quenching minyak sebesar 400,84
VHN atau meningkat sekitar 10,8% dari raw material, ketahanan aus terbaik
ditunjukkan oleh quenching minyak dengan laju keausan 0,000045 mm3/kg·m
atau meningkat sekitar 208,9%, serta laju korosi terendah sebesar 0,027 mmpy
dengan kategori excellent, sedangkan raw material berada pada kategori good
sebesar 0,110 mmpy, sehingga dapat disimpulkan bahwa quenching minyak
merupakan metode pendinginan paling optimal dalam meningkatkan sifat
permukaan disc rotor hasil pack carburizing. | en_US |