Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Puskesmas Gondokusuman I dan Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta
Abstract
Prevalensi hipertensi di Indonesia cukup tinggi yaitu sebesar 31,7% dan akan terus meningkat. Kasus hipertensi di Yogyakarta menempati urutan kelima dari semua provinsi yang berada di Indonesia yaitu sebesar 35,8%. Penatalaksanaan hipertensi dengan melakukan kontrol tekanan darah secara teratur sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, pengontrolan tekanan darah serta hubungan tingkat pengetahuan dengan pengontrolan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Gondokusuman 1 dan Gedongtengen Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analitik observasional dengan menggunakan rancangan studi cross sectional. Pengetahuan pasien diukur dengan kuisioner HFQ dan pengontrolan tekanan darah diukur dengan melihat data rekam medik pasien. Penelitian dilakukan pada bulan Maret - Mei 2017 dengan jumlah sampel yang diikutsertakan sebanyak 151 pasien dipilih secara accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas pasien hipertensi di Puskesmas Gondokusuman 1 dan Gedongtengen Yogyakarta memiliki tingkat pengetahuan sedang tentang hipertensi dan tekanan darah tidak terkontrol yaitu sebesar 58,94 % dan 64,24 %. Hasil penelitian juga menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pengontrolan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Gondokusuman 1 dan Gedongtengen Yogyakarta dengan nilai signifikansi yaitu p = 0,002 (p<0,1) dengan menggunakan uji chi-square.
Collections
- Pharmacy [1895]
