Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pengontrolan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kraton dan Puskesmas Wirobrajan Yogyakarta
Abstract
Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi sekitar 9,4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Pengontrolan tekanan darah secara teratur sangat penting untuk mencegah komplikasi. Faktor pendorong dan penghambat penderita hipertensi dalam melakukan kontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang hipertensi, gambaran pengontrolan tekanan darah dan hubungan tingkat pengetahuan dengan pengontrolan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Kraton dan Wirobrajan Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dari pengisian kuesioner dan hasil rekam medik. Pengukuran tingkat pengetahuan pasien diukur menggunakan kuesioner HFQ (Hypertension Fact Questionnaer) dan rekam medik untuk melihat tekanan darah pasien. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman dan uji korelasi chi-square, dan ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil yang didapatkan dari penelitian tingkat pengetahuan Pasien hipertensi di Puskesmas Kraton dan Wirobrajan Yogyakarta memiliki tingkat pengetahuan yang baik, persentase 67.78%. Pengontrolan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Kraton dan Wirobrajan Yogyakarta, yaitu, terkontrol dengan persentase 51.01%. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kraton dan Wirobrajan Yogyakarta dengan nilai signifikan 0.377 (p<0,1).
Collections
- Pharmacy [1895]
