| dc.description.abstract | Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas jalan kaki terhadap pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi stage 1 di Puskesmas Purwodadi 1, Grobogan. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest- posttest. Sampel terdiri dari 36 pasien hipertensi stage 1 yang dibagi menjadi kelompok intervensi (18 orang) dan kontrol (18 orang). Intervensi berupa jalan kaki selama 30 menit per hari, tiga kali seminggu selama empat minggu.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh jalan kaki terhadap pengendalian tekanan darah pasien hipertensi stage 1 di wilayah puskesmas Purwodadi 1, Grobogan, Jawa Tengah
Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Pendekatan ini melibatkan pengamatan terhadap kelompok subjek sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan penurunan signifikan tekanan darah sistolik rata-rata pada kelompok intervensi dari 150,4 mmHg menjadi 143,05 mmHg (p=0,000), serta penurunan tekanan darah diastolik dari 94 mmHg menjadi 88,27 mmHg (p = 0,000). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p > 0,05). Aktivitas jalan kaki juga menurunkan denyut nadi rata-rata pada kelompok intervensi dibandingkan kontrol.
Simpulan: Jalan kaki merupakan intervensi non-farmakologi yang efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi stage 1. Penelitian ini menganjurkan aktivitas fisik rutin sebagai bagian dari terapi pengendalian hipertensi. | en_US |