| dc.description.abstract | Terjadi peningkatan konten atau karya digital berbasis visual baik gambar ataupun
video, karya atau konten menjadi aset digital berharga. Namun kemudahan akses dan
berkemabangnya berbagai tools dan teknik manipulasi, membuka peluang kejahatan dengan
memanfaatkan jenis manipulasi video. Untuk meminimalisir dampak disinformasi,
misinterpretasi, menjaga, dan melindungi kekayaan intelektual dari manipulasi perlu strategi
untuk mempertahankan keaslian. Mekanisme identifikasi keaslian tanpa bantuan tools atau
metode khusus secara scientific menimbulkan peluang misinterpretasi. Salah satu metode
atau langkah-langkah untuk mendeteksi manipulasi adalah ELA. Implementasi metode
Error Level Analysis (ELA) dalam video forensik untuk deteksi manipulasi video
menggunakan skema studi kasus dengan melakukan pengujian terhadap dataset video
manipulasi. Analisis eksperimen implementasi metode ELA ini, diintegrasikan dengan
model lain misalnya algoritma CNN dengan teknik SVM dan KNN atau treshold yang telah
terbukti untuk deteksi manipulasi gambar. | en_US |