Show simple item record

dc.contributor.authorArtamevia, Faysa Eka
dc.date.accessioned2026-05-09T04:48:31Z
dc.date.available2026-05-09T04:48:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62309
dc.description.abstractLatar belakang: Tuberkulosis Resisten Obat (TB-RO) merupakan masalah kesehatan yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dengan obat lini kedua serta memiliki risiko luaran terapi yang lebih buruk dibandingkan TB sensitif obat. RSUP Dr. Sardjito sebagai rumah sakit rujukan nasional menangani berbagai kasus TB-RO, sehingga evaluasi efektivitas terapi perlu dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, regimen pengobatan, luaran terapi, serta faktor yang berhubungan dengan outcome pengobatan TB-RO di RSUP Dr. Sardjito. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif cross-sectional dengan data sekunder rekam medis pasien TB-RO periode 2022 - 2024. Sampel berjumlah 70 pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Chi-Square serta Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil menunjukan bahwa mayoritas pasien berusia 18–60 tahun (82,9%) dan berjenis kelamin laki-laki (51,4%). Regimen jangka panjang paling banyak digunakan (85,7%). Luaran terapi menunjukkan keberhasilan sebesar 94,3%, tanpa kasus gagal terapi, dan angka kematian 5,7%. Komorbid dan jenis regimen berhubungan signifikan dengan luaran terapi (p < 0,05). Kesimpulan: Terapi TB-RO di RSUP Dr. Sardjito menunjukkan efektivitas tinggi, dengan komorbid dan jenis regimen sebagai faktor yang memengaruhi luaran pengobatan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTuberkulosis Resisten Obaten_US
dc.subjectRegimen Jangka Panjangen_US
dc.subjectEfektivitas Terapien_US
dc.subjectKomorbiden_US
dc.subjectOutcome Pengobatanen_US
dc.titleEfektivitas Terapi TB-RO di RSUP Dr. Sardjito Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20613101


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record