• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan Jaringan Sistem Penyediaan Air Bersih di Dusun Polowidi, Desa Trimulyo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    12513015.pdf (3.793Mb)
    Date
    2017
    Author
    Umiati, Fitri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Polowidi merupakan salah satu dusun di Desa Trimulyo Kecamatan Sleman yang memanfaatkan sumur sebagai sumber air baku. Saat ini jaringan eksisting tidak berfungsi disebabkan berbagai hal, salah satunya aliran air yang tidak merata sehingga perlu adanya evaluasi pada jaringan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi dan merencanakan alternatif jaringan air bersih untuk jangka waktu 20 tahun. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran debit dari sumber air menggunakan pompa dan pengukuran elevasi menggunakan alat ukur theodolite. Selanjutnya membuat pemodelan jaringan air menggunakan rumus perhitungan dan program/software EPANET 2.0. Berdasarkan hasil analisis menggunakan EPANET, jaringan eksisting mempunyai nilai tekanan terbesar pada titik 5 sebesar 16,68 m dan tekanan terendah pada titik 1 sebesar 4,62 m. Sedangkan kecepatan aliran terbesar pada pipa A sebesar 0,37 m/s dan dan kecepatan aliran terendah pada pipa D sebesar 0,03 m/s. Kehilangan tekanan terbesar terdapat pada pipa A sebesar 4,1 m/km dan kehilangan tekanan terendah pada pipa D sebesar 0,06 m/km. Sedangkan pada perencanaan alternatif diperoleh nilai tekanan terbesar pada titik 8 sebesar 24,52 m dan tekanan terendah pada titik 1 sebesar 10,12 m. Sedangkan kecepatan aliran terbesar pada pipa C sebesar 0,42 m/s dan kecepatan aliran terendah pada pipa F sebesar 0,30 m/s. Kehilangan tekanan terbesar terdapat pada pipa G sebesar 9,89 m/km dan kehilangan tekanan terendah pada pipa A sebesar 3,55 m/km. Berdasarkan kriteria dari Peraturan Menteri No.18/PRT/M/2007 maka perencanaan alternatif sudah memenuhi kriteria, yaitu nilai kecepatan minimum 0,3 m/s, tekanan pada node di atas 10 m dan kehilangan tekanan kisaran optimum 1 – 4 m/km atau maksimal 10 m/km.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62303
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV