Perencanaan Jaringan Sistem Penyediaan Air Bersih di Dusun Polowidi, Desa Trimulyo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta
Abstract
Polowidi merupakan salah satu dusun di Desa Trimulyo Kecamatan Sleman yang memanfaatkan sumur sebagai sumber air baku. Saat ini jaringan eksisting tidak berfungsi disebabkan berbagai hal, salah satunya aliran air yang tidak merata sehingga perlu adanya evaluasi pada jaringan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi dan merencanakan alternatif jaringan air bersih untuk jangka waktu 20 tahun. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran debit dari sumber air menggunakan pompa dan pengukuran elevasi menggunakan alat ukur theodolite. Selanjutnya membuat pemodelan jaringan air menggunakan rumus perhitungan dan program/software EPANET 2.0. Berdasarkan hasil analisis menggunakan EPANET, jaringan eksisting mempunyai nilai tekanan terbesar pada titik 5 sebesar 16,68 m dan tekanan terendah pada titik 1 sebesar 4,62 m. Sedangkan kecepatan aliran terbesar pada pipa A sebesar 0,37 m/s dan dan kecepatan aliran terendah pada pipa D sebesar 0,03 m/s. Kehilangan tekanan terbesar terdapat pada pipa A sebesar 4,1 m/km dan kehilangan tekanan terendah pada pipa D sebesar 0,06 m/km. Sedangkan pada perencanaan alternatif diperoleh nilai tekanan terbesar pada titik 8 sebesar 24,52 m dan tekanan terendah pada titik 1 sebesar 10,12 m. Sedangkan kecepatan aliran terbesar pada pipa C sebesar 0,42 m/s dan kecepatan aliran terendah pada pipa F sebesar 0,30 m/s. Kehilangan tekanan terbesar terdapat pada pipa G sebesar 9,89 m/km dan kehilangan tekanan terendah pada pipa A sebesar 3,55 m/km. Berdasarkan kriteria dari Peraturan Menteri No.18/PRT/M/2007 maka perencanaan alternatif sudah memenuhi kriteria, yaitu nilai kecepatan minimum 0,3 m/s, tekanan pada node di atas 10 m dan kehilangan tekanan kisaran optimum 1 – 4 m/km atau maksimal 10 m/km.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
