• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Sistem Pengendalian Kualitas Produk Sarung Tangan Golf dengan Menggunakan Pendekatan Six Sigma (Studi Kasus: PT Budi Makmur Jayamurni)

    Thumbnail
    View/Open
    11522440.pdf (3.473Mb)
    Date
    2016
    Author
    Hafizh, Al
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT. Budi Makmur Jayamurni adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan sarung tangan. Perbaikan dilakukan dengan pendekatan Six Sigma yangdengan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan data yang terkumpul dalam penelitian ini cacat terbesar terdapat pada jahitan meleset dengan persentase 45,5% dengan jumlah inspeksi 7532 terdapat 1659 cacat yang disebabkan jahitan meleset. Berdasarkan perhitungan DPMO proses data atribut sebesar 162.252,39 dannilai sigma data atributnya sebesar 2,489-sigma. Berdasarkan hasil pengolahan data tingkat DPMO dan tingkat sigma diperoleh bahwa pola DPMO dansigma yang dihasilkan data atribut masih naik turun sepanjang periode proses produksi.Hasil tersebut menunjukan bahwa data atribut memiliki 162.252,39 unit cacat per satujuta produk dan nilai sigma perusahaan sebesar 2,489 -sigma yang berarti perusahaantersebut berada pada rata-rata industri Indonesia. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jahitan lepas adalah faktor metode, material dan machine. Ditinjau dari keseluruhan variable sarung tangan Golf menghasilkan nilai kapabilitas proses Cpm < 1,00. Ini menunjukkan bahwa proses tidak mampu atau kompetitif untuk bersaing dipasar global. Dan dari hasil indeks performansi kane (Cpk) dan indeks kapabilitas proses juga menunjukkan nilai < 1, ini juga menunjukkan bahwa proses pembuatan sarung tangan belum mampu memenuhi batas toleransi (Batas UCL dan LCL) spesifikasi yang di inginkan pelanggan. Faktor yang menyebabkan terjadinya cacat produk disebabkan oleh pengerjaan yang tidak sesuai dengan metode. Pengerjaan yang seharusnya adalah melakukan penjahitan kunci terdahulu baru jahitan penutup, sedangkan pada saat proses pengerjaan masih banyak karyawan yang tidak melakukan penjahitan kunci untuk mempersingkat waktu pengerjaannya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62297
    Collections
    • Industrial Engineering [2859]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV