• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Aquades Bawang Putih Siung Tunggal (Allium Sativum) terhadap Persentase Glomerulus yang Mengalami Sklerosis pada Tikus yang Diinduksi High Fat Diet

    Thumbnail
    View/Open
    22711145.pdf (1.429Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hapsari, Cira Athifa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: High fat diet (HFD) dapat menyebabkan hiperlipidemia yang berdampak buruk pada ginjal, khususnya glomerulus. Hingga saat ini, terapi simvastatin menjadi pilihan populer sebagai intervensi farmakologis untuk menurunkan hiperlipidemia. Akan tetapi, simvastatin memiliki berbagai efek samping, sehingga alternatif nutrasetikal seperti ekstrak aquades bawang putih siung tunggal perlu dikembangkan untuk mendapatkan efek serupa. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak aquades bawang putih siung tunggal (Allium sativum) terhadap presentase glomerulus yang mengalami sklerosis pada tikus yang diinduksi high fat diet. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental murni (true experimental) dengan desain posttest only randomized control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 16 tikus yang terbagi dalam 4 kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) merupakan kelompok yang diinduksi dengan HFD, kelompok kontrol positif (K+) merupakan kelompok yang diinduksi HFD serta diintervensi dengan obat simvastatin dengan dosisi 0.9 mg/100 gBB per ekor, kelompok perlakuan 1 (P1) merupakan kelompok yang diinduksi HFD serta diintervensi dengan ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dengan dosis 1 ml/100 gBB per ekor, dan kelompok perlakuan 2 (P2) merupakan kelompok yang diinduksi HFD serta diintervensi dengan kombinasi ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dengan dosis 1 ml/100 gBB per ekor dan simvastatin dengan dosis 0,9 mg/100 gBB per ekor. Rerata masing-masing kelompok diuji normalitas dengan Saphiro-wilk dan diuji parametrik dengan One-way ANOVA. Hasil: Rerata glomerulosklerosis kelompok K-,K+,P1, dan P2 berturut turut adalah 21,25 glomerulus (42,5%), 13 glomerulus (26%), 14,25 glomerulus (28,5%), dan 11,75 glomerulus (24%). Uji normalitas Saphiro-wilk data berdistribusi normal dengan persebaran data homogen dan uji parametrik One-way ANOVA menunjukkan p = 0,028. Uji Post-hoc bonferroni menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara proporsi glomerulosklerosis kelompok P2 dan kelompok K-. Kesimpulan: Kelompok P2 memiliki proporsi glomerulosklerosis yang lebih rendah dibanding proporsi glomerulosklerosis kelompok K- secara signifikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62261
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV