Show simple item record

dc.contributor.authorZullaika, Nabila Azani
dc.date.accessioned2026-05-09T01:58:53Z
dc.date.available2026-05-09T01:58:53Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62259
dc.description.abstractAir merupakan sumber daya penting bagi sektor pertanian melalui sistem irigasi. Daerah Irigasi Sidareja dan Cihaur yang memperoleh pasokan dari Bendung Manganti yang memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air irigasi berdasarkan pola tanam periode 2023/2024, menentukan debit andalan 80% (Q80) Sungai Citanduy pada outlet Bendung Manganti, menganalisis keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air irigasi, serta mengevaluasi perlunya perubahan pola tanam pada kedua daerah irigasi tersebut. Penelitian dilakukan melalui tahapan studi pustaka, pengumpulan data, analisis ketersediaan air, perhitungan kebutuhan air irigasi, analisis keseimbangan air, serta evaluasi keberhasilan masa tanam. Data yang digunakan meliputi pola tanam dari SK Bupati Cilacap Nomor 521/405/18/2023, curah hujan tahun 2015–2024 dari Stasiun Cisayong, Subang, dan Majenang, data klimatologi 2015– 2024 dari Stasiun Majenang, serta debit terukur Sungai Citanduy periode 2005–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit andalan Q80 memiliki nilai maksimum 177,80 m3/detik pada April periode kedua dan minimum 2,88 m3/detik pada September periode pertama. Kebutuhan air irigasi berdasarkan pola tanam 2023/2024 menunjukkan bahwa QSK memiliki debit maksimum 36,62 m3/detik dan rata-rata 23,08 m3/detik, sedangkan Qhitung memiliki maksimum 39,26 m3/detik dan rata-rata 16,13 m3/detik. Keseimbangan air menunjukkan surplus pada Oktober– Mei dan defisit pada Juni–September. Evaluasi pola tanam menunjukkan perlunya penyesuaian, dan sebagai pembanding terhadap kondisi eksisting, dilakukan simulasi alternatif 1 dan 2. Hasil menunjukkan bahwa alternatif 1 masih mengalami defisit pada beberapa periode, sedangkan alternatif 2 memberikan keseimbangan air yang lebih baik dan defisit yang lebih kecil. Oleh karena itu, alternatif 2 direkomendasikan.en_US
dc.subjectKebutuhan Airen_US
dc.subjectDebit Andalan (Q80)en_US
dc.subjectKetersediaan Airen_US
dc.subjectPola Tanamen_US
dc.titleEvaluasi Pola Tanam Daerah Irigasi Sidareja dan Cihaur di Kabupaten Cilacap (Evaluation of Cropping Pattern in Sidareja and Cihaur Irrigation Areas, Cilacap Regency)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21511121


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record