Potensi Ekonomi Limbah Media Tumbuh Jamur untuk Bahan Pengganti Material Konstruksi Paving Block (Economic Potential of Mushroom Growing Medium Waste as an Alternative Material for Paving Block Construction)
Abstract
Salah satu cara untuk mengatasi kebutuhan bahan bangunan tersebut adalah dengan cara meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal yang berada di lingkunagan kita agar biaya yang dikeluarkan lebih ekonomis. Pemanfaatan sumber daya lokal dapat berupa pendayagunaan sampah maupun limbah. Pemanfaatan sampah maupun limbah disamping dapat mengurangi pencemeran lingkungan juga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti bahan bangunan yang sudah ada. Salah satu sampah atau limbah yang dapat dimanfaatkan adalah limbah media tumbuh jamur tiram (Pleurotus ostreatus), limbah media tumbuh jamur kuping (Auricularia), dan limbah media tumbuh jamur lingzhi (Ganoderma lucidium). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase penambahan limbah media jamur pada paving block yang memenuhi standar SNI-03-0691-1996, mengetahui nilai kuat tekan dan penyerapan air paving block dengan penambahan limbah media jamur yang memenuhi standar SNI- 03-0691-1996, mengetahui harga pokok produksi sebuah paving block dengan penambahan limbah media jamur yang kompetitif di pasaran. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Pembuatan paving block dibuat dari pasir Gendol, semen holcim, dan limbah media jamur yang berasal dari pembudidaya jamur dari Gambretan Umbulharjo Cangkringan Sleman. Benda uji penelitian dibuat dengan 5 perlakuan penggantian limbah media tumbuh jamur yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat semen. Hasil pengujian kuat tekan paving block dengan komposisi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% limbah media tumbuh jamur terhadap berat semen masing-masing sebesar 358,97 kg/cm2 ; 276,55 kg/cm2 ; 370,92 kg/cm2 ; 274,49 kg/cm2 ; 209,15 kg/cm2 . Hasil pengujian porositas paving block dengan komposisi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% limbah media tumbuh jamur terhadap berat semen masing-masing sebesar 5,513%; 5,706%; 6,386%; 7,230%; 8,066%. Harga produksi limbah media tumbuh jamur memiliki harga pokok total Rp 1.326,61 per buah dan memiliki keuntungan sebesar 5,24 % per buah.
Collections
- Civil Engineering [4758]
